Netral English Netral Mandarin
02:38wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memutuskan hanya membuka akses enam pintu masuk kedatangan perjalanan internasional untuk WNI. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengatakan ada kemungkinan turis mancanegara bisa kembali mengunjungi Indonesia pada 2022 mendatang.
PN Jakpus Tolak Gugatan AHY, FH: Bisa Repot Kalau Kubu KLB Rutin Bikin Acara atas Nama Demokrat di Semua Daerah

Sabtu, 14-Agustus-2021 10:30

Ferdinand Hutahaean
Foto :
Ferdinand Hutahaean
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) menolak gugatan dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terhadap para penggagas kongres luar biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). 

Perkara itu terdaftar di PN Jakpus dengan nomor 236/Pdt.G/2021/PN.JKT.PST. Ada 12 orang yang digugat oleh AHY, yakni Marzuki Alie, Jhoni Allen Marbun, Darmizal, Max Sopacua, Muhamad Rahmad, Syofwatillah Mohzaib, Yus Sudarso, Tri Julianto, Supandi Sugondo, Boyke Novrizon, Achmad Yahya, dan Aswin Ali Nasution.

Terkait hal itu mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean (FH) ikut mengomentari penolakan gugutan tersebut.

"PN Jakpus menolak gugatan AHY terhadap 12 penggagas KLB di Sumut. Di putusan itu, Partai Demokrat tak bisa melarang aktifitas penggagas KLB membawa nama PD," tulis Ferdinand di akun Twitternya, Sabtu (14/8/2021).

Lebih lanjut Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) mengatakan kalau tidak ada pelarangan aktivitas kubu KLB ini akan repot apabila kubu KLB rutin membikin acara menggunakan nama Demokrat.

"Bisa repot kalau kubu KLB rutin bikin acara atas nama Demokrat di semua daerah..!," ujarnya.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sulha Handayani