Netral English Netral Mandarin
16:13wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Polemik Kamus Sejarah Indonesia, Gus Nadir Sindir Pihak yang Mendadak Bela NU: Provokasi Recehan

Rabu, 21-April-2021 19:11

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen (Gus Nadir
Foto : Istimewa
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen (Gus Nadir
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen (Gus Nadir) menyindir pihak yang mendadak membela NU terkait hilangnya nama pendiri NU KH Hasyim Asy'ari dalam Kamus Sejarah Indonesia Jilid I yang disusun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Melalui akun Twitternya, Rabu (21/4/2021), Gus Nadir mengatakan pihak tersebut membuat narasi “Pendiri NU tidak dihormati dan diakui jasanya oleh pemerintah, kok diam saja? Ayo bangkitlah.”

Menurut Gus Nadir, narasi demikian hanyalah modus provokasi. Pasalnya, Gus Nadir menyebut, kelompok itu selalu menyerang NU dan tokoh-tokoh dari kalangan nahdliyin dengan berbagai tudingan, namun kini mendadak membela NU.

"Halah! Kelompok sampean tiap hari nyerang NU dan para kiainya dari mulai tudingan bid’ah, aliran Isnus, banser dll Kini kok seolah mau bela NU," cuit @na_dirs.

"Modus provokasi recehan. Bulan puasa woyyy," sindir Gus Nadir.

Dalam cuitannya, Gus Nadir tidak dengan gamblang menyebut nama kelompok atau pihak yang dimaksud.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli