Netral English Netral Mandarin
16:12wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
Polemik Pengecatan Ulang Pesawat Kepresidenan, TG: Cat Pesawat Warnanya Merah Putih, Sesuai dengan Bendera Kita, Bukan Bendera Teroris

Jumat, 06-Agustus-2021 20:00

Mantan Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
Foto : Twitter
Mantan Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Teddy Gusnaidi (TG) mengomentari polemik pengecatan ulang pesawat Kepresidenan Indonesia-1 atau BBJ 2 dari sebelumnya berwarna biru menjadi merah putih menuai banyak kritikan dan penolakan.

Polemik ini muncul lantaran anggaran dana yang digunakan yakni mencapai Rp2 miliar di tengah pandemi.covid-19.

Teddy mengatakan pengecatan ulang pesawat kepresidenan dari warna biru menkadi merah putih, sesuai dengan bendera Indonesia bukan bendera teroris.

'Cat Pesawat warnanya merah putih, sesuai dengan bendera kita, bukan bendera Teroris," tulis Teddy, di akun Twitternya, Jumat (6/8/2021).

Lebih lanjut Teddy menyebutkan pengecatan tersebut  juga telah disetujui oleh DPR di tahun 2019, termasuk oleh Partai Demokrat dan juga telah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Cat pesawat sudah disetujui oleh DPR di tahun 2019, termasuk oleh Partai Demokrat. Cat pesawat sudah masuk dalam APBN," ujarnya.

Di akhir cuitannya Teddy mengatakan bahwa permasalahan pengecatan ulang pesawat kepresidenan itu ada di hati yang mangkrak.

"Lalu masalahnya ada dimana? Masalahnya ada di hati yang mangkrak..," pungkas Teddy.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati

Berita Terkait

Berita Rekomendasi