Netral English Netral Mandarin
22:52wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Polemik Tugu Sepatu Terkuak, Geisz Chalifah Semprot Para Pencibir Anies: Komentar Dulu, Dongo Kemudian

Selasa, 21-September-2021 09:55

Geisz Chalifah
Foto : Kolase Netralnews
Geisz Chalifah
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur Anies Baswedan sempat dicibir gegara munculnya tugu sepatu di kawasan Sudirman. 

Komisaris Ancol geisz Chalifah membuat pernyataan pembelaan setelah terungkap bahwa tugu sepati tidak menggunakan anggaran Pemprov DKI jakarta. 

“Kaum OD selalunya komentar dulu dongo kemudian,” semprot Geisz kepada para pembenci Anies Baswedan, Selasa 21 September 2021.

Geisz juga mengungkah pernyataan akun Danish Ibrahim:

*KLARIFIKASI TUGU SEPATU:*

Maaf ya saya mau kasih klarifikasi soal ini teman2. Sumber  saya A1 yaitu Sarah anakku sendiri. Soalnya info ini udah nyebar ke-mana2 tanpa ada seorangpun yg cek n ricek kebenarannya.

Sebetulnya 'tugu sepatu' ini *BUKAN* proyeknya Pemprov  DKI, tapi hasil kerja tim advertising anak saya dan teman2nya. Clientnya adalah produsen sepatu lokal yang berkolaborasi dengan BCA sebagai sponsor.

Jadi, produsen sepatu ini mengadakan Iomba desain, dan 4 pemenang Iomba tsb desainnya dibuat ukuran raksasa dan ditempatkan di 3 lokasi:

1 di Stasiun BNI Sudirman

1 di Velodrome Jaktim

2 di Lapangan Banteng

Harap dicatat, kontribusi Pemprov  DKI disini hanyalah memfasilitasi perijinan untuk  display  dan*TIDAK MENYUMBANG DANA SEPESERPUN.* Bahkan listrik  untuk penerangan display  di malam hari swadaya, bawa genset  sendiri. …

Festifal Kolaborasi Jakarta 2021

Sementara sebelumnya, menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya, mengatakan instalasi tugu sepatu raksasa ini merupakan rangkaian acara Festival Kolaborasi Jakarta 2021.

"Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pelaku ekonomi kreatif terhadap Tahun Internasional Ekonomi Kreatif 2021 yang dicanangkan oleh UNCTAD. Kita menyambutnya dengan turut menggelar instalasi dari para pelaku ekonomi kreatif. Tujuannya, untuk membangkitkan dan memberikan dukungan kepada pelaku ekonomi kreatif di Jakarta untuk tetap berkreasi di tengah tantangan pandemi,”ujar Gumilar Ekalaya.

Gumilar menambahkan melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mewujudkan pemulihan ekonomi nasional sekaligus mendukung Jakarta sebagai Kota Kolaborasi melalui kampanye kreatif di ruang publik DKI Jakarta serta menyukseskan city branding +Jakarta Kota Kolaborasi.

Dengan sinergitas yang efektif antara pemerintah bersama dengan seluruh stakeholder pariwisata dan ekonomi kreatif di Jakarta, diharapkan para pelaku ekonomi kreatif di Jakarta bisa bangkit dan pulih lebih cepat.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto