Netral English Netral Mandarin
21:13wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Polisi Buru Pembuat Mural Mirip Jokowi di Tangerang, Ini Kata Mantan Direktur LBH

Sabtu, 14-Agustus-2021 14:07

Mural Jokowi
Foto : Istimewa
Mural Jokowi
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan direktur LBH Jakarta, Alghiffari Aqsa, mempertanyakan tindakan polisi memburu pembuat mural dengan gambar mirip Presiden Jokowi di dinding di kolong Jembatan Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta, Jalan Pembangunan I, Kelurahan Bayu Jaya, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten.

Mural itu kini telah dihapus, dan pembuatnya tengah dicari polisi.

"Buat apa diburu, Pak? Penertibannya tugas Satpol PP. Paling cuma pelanggaran Perda Tibum. Ntar bingung lagi nyari pasal kayak kasus Akidi Tio," kata Alghiffari melalui akun Twitter-nya, @AlghifAqsa, seperti dikutip Sabtu (14/8/2021).

Mural itu sempat bikin heboh setelah viral di media sosial pada Kamis (12/8/2021), karena gambar sosok mirip Jokowi itu yang dibuat dengan warna abu-abu, hitam dan putih, pada bagian matanya ditutup garis merah dengan tulisan ‘404:NOT FOUND’ berwarna putih.

Kode 404:Not Found merupakan peringatan dalam dunia internet yang muncul ketika browser tidak menemukan halaman atau file yang diakses karena telah hilang, telah diubah atau mengalami kerusakan.

Menurut Viva, gambar itu telah ada sejak Januari 2021, dan dibuat sebagai bentuk kegelisahan pada pola kepemimpinan Jokowi, terutama dalam hal kesejahteraan rakyat, perekonomian dan penanganan pandemi Covid-19.

Istana sempat bereaksi keras atas keberadaan mural yang dianggap menghina Presiden itu.

“Makanya kami keras. Ada hak orang yang diciderai. Bayangkan itu kalau tembok kita, yang tanpa izin kita. Orang yang mendukung kesewenang-wenangan, harus diingatkan,” kata Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara Faldo Maldoni melalui akun Twitter, Jumat (13/8/2021).

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rochim, Jumat (13/8/2021), mengatakan, mural itu sudah dihapus pada Kamis (12/8/2021), dan saat ini pihaknya sedang orang yang menggambar mural tersebut.

“Tetap diadakan penyelidikan, untuk pengusutan gambar-gambar itu. (Pelaku) Masih dicari, tetap akan dicari,” kata dia.

Tidak disebutkan pasal apa yang akan dikenakan kepada pembuat mural tersebut, namun bila merujuk pada pernyataan Alghiffari, tindakan pelaku agaknya hanya berupa pelanggaran terhadap Perda tentang Ketertiban Umum (Tibum) yang berlaku di Kota Tangerang, Banten, dan itu bukan domain polisi, melainkan Satpol PP Kota Tangerang.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Wahyu Praditya P