Netral English Netral Mandarin
21:23wib
Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (PP) Arif Rahman mengatakan pihaknya tidak pernah didatangi oleh Kapolda atau Kapolres yang baru dilantik di daerah. Baca artikel CNN In Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Ahmad Riza Patria memastikan tidak akan menghadiri kegiatan Reuni 212.
Polisi Surabaya Tetapkan 49 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Pekan

Senin, 18-Oktober-2021 23:00

49 pelaku kejahatan di Surabaya diamankan
Foto : Antara
49 pelaku kejahatan di Surabaya diamankan
24

SURABAYA, NETRALNEWS.COM - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menetapkan 49 tersangka kejahatan jalanan, yang meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) selama kurun dua pekan terakhir, terhitung sejak 1 Oktober 2021.

Kepala Polrestabes (Kapolrestabes) Surabaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol), Akhmad Yusep Gunawan di Surabaya, Senin, mengatakan, pengungkapan ini adalah bukti telah bekerja maksimal memberantas kejahatan jalanan seiring melandainya kasus virus corona (COVID-19).

"Memang, semenjak kasus COVID-19 mulai melandai di awal Oktober ini angka kejahatan di Kota Surabaya meningkat," katanya kepada wartawan di Surabaya, Senin (18/10/2021).

Kombes Pol Yusep mengungkap ada sejumlah kasus kejahatan jalanan yang tergolong menonjol selama dua pekan terakhir, di antaranya kasus jambret atau curas di Jalan Kupang Jaya Surabaya yang menyebabkan seorang korbannya meninggal dunia.

Selain itu, kata dia, pelaku kejahatan curas mulai berani beraksi di tengah kota Surabaya. Tercatat, selama sepekan terakhir Polrestabes Surabaya menerima laporan dari sejumlah korban kejahatan curas yang terjadi tak jauh dari Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Di antaranya menimpa korban di depan Balai Pemuda Surabaya. Selang beberapa hari kemudian menimpa sejumlah korban di Jalan Tunjungan Surabaya.

Menurut Kombes Pol Yusep, para pelaku kejahatan curas tersebut tak segan melukai korbannya menggunakan senjata tajam.

"Seorang korban curas di Jalan Tunjungan disayat wajahnya menggunakan senjata tajam," ujarnya.

Tidak cuma itu, kata dia, juga terjadi kasus pembunuhan di Jalan Gunung Anyar Surabaya.

Kapolrestabes Yusep memastikan dari 49 pelaku kejahatan yang telah ditetapkan tersangka tersebut telah meliputi sejumlah kasus menonjol yang terjadi selama dua pekan terakhir, termasuk pembunuhan.

Polrestabes Surabaya, lanjut Yusep, telah melaksanakan patroli rutin di dalam kota hingga wilayah perbatasan Kota Surabaya untuk menjalankan fungsi preventif maupun represif.

"Saya imbau masyarakat Kota Surabaya untuk waspada. Kami harap segera melapor jika melihat atau mengalami sendiri kasus kejahatan. Dengan begitu kami bisa langsung mengerahkan personel untuk memburu pelakunya," tuturnya.

Reporter : Antara
Editor : Wahyu Praditya P

Berita Terkait

Berita Rekomendasi