Netral English Netral Mandarin
01:08wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 optimistis target capaian program vaksinasi virus corona di Indonesia akan rampung sesuai target awal pemerintah yakni pada Desember 2021. Kasus COVID-19 meningkat drastis selama seminggu terakhir. Rumah sakit hingga Wisma Atlet melaporkan bed occupancy rate yang terus meningkat.
Polisi Tangkap Pelaku Pengirim Sate 'Beracun' yang Tewaskan Anak Ojol di Jogja

Senin, 03-Mei-2021 11:59

Ilustrasi polisi lakukan olah tempat kejadian perkara
Foto : Istimewa
Ilustrasi polisi lakukan olah tempat kejadian perkara
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Polisi berhasil mengungkap pelaku pengirim sate beracun yang menghilangkan nyawa anak seorang driver ojek online (ojol) di Bantul, Jogjakarta.

Diketahui, pelaku seorang wanita yang awalnya mengincar korban seorang anggota kepolisian. Polisi belum mau mengungkap lebih lebih jauh hingga menunggu rilis resmi pada hari ini.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi membenarkan hal tersebut. Namun, Ngadi enggan menjelaskan secara detail karena semuanya akan dirilis nanti.

"Iya, tapi nunggu rilis semua ya," katanya kepada wartawan, Jakarta, (3/5/2021).

Sebelumnya, Bandiman menerima orderan secara ofline dari seorang wanita di jalan Gayam, Kota Yogyakarta pada hari Minggu (25/4). Bandiman dan wanita misterius itupun bertransaksi terkait tarif jasanya mengantarkan makanan.

Saat itu, disepakati tarif Rp 25.000 namun perempuan itu membayar ongkos Rp 30.000.

Saat itu, dirinya menerima pesan jika makanan itu dari Pak Hamid di Pakualaman untuk paket takjil.

Menggunakan sepeda motornya, Bandiman pun berangkat ke alamat yang dituju.

"Sampai sana sepi dan saya telepon Pak Tomi. Saya bilang dari Gojek, ini ada paket takjil dari Pak Hamid di Pakualaman. Nah, Pak Tomi bilang saya tidak merasa punya teman yang namanya Hamid (asal) Pakualaman Apalagi sahabat apa saudara tidak punya, lalu saya telepon ibunya (istri Tomi) dan ternyata juga tidak kenal," ucap Bandiman. Seperti dilansir kompas.com

Setelah sampai di rumah sate dimakan oleh keluarganya. Naba dan istrinya mengalami mual dibawa ke RSUD Kota Yogyakarta. Naba tidak bisa tertolong sesaat sesudah ditangani secara medis. 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli