Netral English Netral Mandarin
14:49wib
TNI Angkatan Udara melayangkan permintaan maaf atas peristiwa kekerasan yang dilakukan dua oknum prajuritnya terhadap warga sipil di Merauke, Papua, Senin. Pemerintah Amerika Serikat kembali mengimbau kepada para penduduk dan pemukim kembali mengenakan masker guna mencegah infeksi virus corona (Covid-19) varian Delta.
Politik untuk Membingungkan Dunia, EK: Israel Merawat ISIS di Suriah tapi Menstempel Teroris ke Palestina

Selasa, 25-Mei-2021 16:10

Massa yang tergabung dalam ormas Ahlulbait Indonesia (ABI) wilayah Bali membawa poster seruan saat aksi solidaritas dan penolakan agresi Israel terhadap Palestina di Denpasar
Foto : Antara Foto
Massa yang tergabung dalam ormas Ahlulbait Indonesia (ABI) wilayah Bali membawa poster seruan saat aksi solidaritas dan penolakan agresi Israel terhadap Palestina di Denpasar
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Di mata Eko Kuntadhi, politik Israel  sering tampak membingungkan dunia. Pasalnya, Israel merawat ISIS di Suriah tetapi memberi stample teroris kepada pihak Palestina.

“Israel memang lucu. Mereka merawat anggota ISIS yang terluka di Syuriah. Membantu penyembuhan utk kembali bertempur. Bahkan PM Netanyahu membesuknya sendiri. Memberi support,” kata Eko Kuntadhi, Selasa 25 Mei 2021.

“Tapi mereka menstempel teroris ke Palestina. Yang membela tanahnya sendiri. Dunia membingungkan,” imbuhnya.

Untuk diketahui, pernyataan Israel merawat ISIS juga pernah diungkap Presiden Iran Hassan Rouhani. 

Ia mengatakan Israel tidak diragukan lagi telah mendukung kelompok ISIS di Suriah dengan pasokan senjata dan bantuan medis. Tudingan itu disampaikan di sela-sela sidang ke-74 Majelis Umum PBB hari Rabu (25/9/2019) waktu New York.

"Mereka yang teroris adalah mereka yang memberikan bantuan kepada Daesh," katanya, yang menggunakan akronim Arab untuk ISIS, dalam wawancara dengan Fox News, yang dikutip Kamis (26/9/2019).

"Israel adalah negara yang merawat para petempur ISIS yang terluka dan mereka (Israel) membuat senjata tersedia bagi mereka (ISIS), jadi Daesh adalah teroris," katanya.

Menurutnya, berdasarkan fakta, Israel juga telah memberikan bantuan kepada pemberontak yang berperang melawan Presiden Bashar al-Assad di Suriah.

Israel selama ini memang mendirikan rumah sakit lapangan, namun mereka mengklaim rumah sakit itu untuk orang-orang Suriah yang terluka. Israel juga dilaporkan telah memberikan beberapa bantuan kepada pemberontak Suriah dan jalan keluar yang aman dari negara itu. Kendati demikian, rezim Zionis membantah keras memiliki hubungan dengan para teroris dari kelompok ISIS.

Dalam wawancaranya, Rouhani juga mengecam pelanggaran Israel di Palestina, Lebanon, Suriah dan yang terbaru di Irak.

"Israel melanggar hak orang lain setiap hari. Itu membahayakan orang-orang di Palestina, Lebanon, dan yang terbaru di Irak dan Suriah. Tidak ada teror di dunia ini yang sebanding dengan tindakan Israel sejak awal," tuturnya.

"Mereka yang memperjuangkan kebebasan untuk tanah mereka, mereka bukan teroris," katanya, merujuk pada kelompok-kelompok Palestina yang menargetkan Israel.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli