Netral English Netral Mandarin
01:19wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Politikus NasDem Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku Perusakan Masjid Ahmadiyah di Sintang

Senin, 06-September-2021 22:33

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai NasDem, Taufik Basari
Foto : Istimewa
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai NasDem, Taufik Basari
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Nasdem, Taufik Basari mengecam aksi perusakan masjid milik Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan diri Aliansi Umat Islam.

Taufik mengatakan, perilaku intoleran seperti itu harus ditindak tegas. Karenanya, ia meminta aparat kepolisian bergerak cepat mengusut para pelaku perusakan masjid tersebut.

"Perilaku intoleran yang dilakukan itu harus ditindak tegas pihak berwajib. Negara kita negara hukum, jangan lagi ada tindakan intoleran yang bisa merusak kerukunan antarsesama," kata Taufik seperti dikutip dari laman dpr.go.id, Senin (6/9/2021).

Taufik juga mendesak agar pemerintah, termasuk aparat kepolisian memberikan perlindungan terhadap korban yang mengalami kekerasan dan perlakuan tidak menyenangkan.

"Korban harus diberikan perlindungan, jika ada perbedaan sebaiknya diselesaikan dengan mediasi, dengan dialog, tidak dengan kekerasan," ujar politisi Partai NasDem itu.

Lebih lanjut, Taufik mengingatkan bahwa UUD 1945 memberikan jaminan kebebasan beragama dan menjalankan ibadah dan kepercayaannya.

Oleh karena itu, pemerintah daerah wajib menjalankan perintah konstitusi dengan memberikan jaminan kebebasan beribadah dan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya toleransi beragama.

“Kepala daerah harus mampu menjalankan kewajiban konstitusional yakni menjamin seluruh warganya dapat beribadah dengan aman dan mengajak seluruh masyarakat menghargai keberagaman," pungkas Taufik.

Seperti diberitakan, peristiwa penyerangan dan pengrusakan tempat ibadah dan gedung milik jemaah Ahmadiyah terjadi di Kalimantan Barat pada Jumat (3/9/2021) siang. Sekelompok orang dengan menggunakan batu dan bambu merusak bangunan masjid yang terletak di Desa Balai Gana,  Kecamatan Tempunuk, Kabupaten Sintang.

Hingga saat ini, polisi sudah menangkap 10 terduga pelaku perusakan masjid Ahmadiyah itu. "Saat ini kami sudah mengamankan sebanyak 10 orang diduga pelaku perusakan rumah ibadah di Sintang," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Donny Charles Go dikutip dari Antara, Minggu malam (5/9/2021).

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati