Netral English Netral Mandarin
14:40wib
Barcelona yang tumbang di tangan Bayern Munich sehingga dipastikan tersingkir dari ajang Liga Champions 2021-2022. Hasil analisis dan investigasi penyidik Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya terhadap beberapa kecelakaan bus Transjakarta menunjukkan sebagian besar disebabkan oleh faktor kesalahan manusia.
Politisi Demokrat: Mudah-mudahan Harun Masiku Segera Ditemukan Agar Bisa Divaksin

Rabu, 14-Juli-2021 08:40

Wasekjen Partai Demokrat, Ossy Darmawan
Foto : istimewa
Wasekjen Partai Demokrat, Ossy Darmawan
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wasekjen Partai Demokrat (PD), Ossy Dermawan, berharap aparat penegak hukum bisa segera menemukan tersangka kasus dugaan suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR, Harun Masiku.

Ossy berharap demikian karena ia mengaku khawatir Harun Masiku belum divaksin Covid-19. Sementara saat ini varian baru virus corona cukup ganas.

Kalimat bernada satire itu dilontarkan Ossy melalui akun Twitter-nya, Selasa (13/7/2021).

"Mudah-mudahan Harun Masiku segera bisa ditemukan sehingga bisa divaksin. Agak khawatir juga kalau dia belum divaksin karena varian Delta cukup ganas," cuit @OssyDermawan.

Lebih lanjut, Ossy berpesan kepada Harun untuk menjaga kondisi kesehatannya, karena rakyat menunggu keterangan politisi PDIP itu untuk menguak berbagai misteri soal kasus korupsi yang menjeratnya.

"Sehat selalu Harun, keteranganmu masih dibutuhkan rakyat untuk menguak berbagai misteri," kata @OssyDermawan.

Seperti diketahui, Harun Masiku menghilang usai ditetapkan sebagai tersangka kasus suap PAW DPR periode 2019-2024 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menjadi buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak 7 Januari 2020.

Harun ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menyuap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, agar membantunya menjadi anggota legislatif melalui mekanisme PAW.

Harun diduga telah menyiapkan uang sebesar Rp850 juta sebagai pelicin agar dia bisa melenggang ke Senayan menggantikan Nazarudin Kiemas yang lolos ke DPR namun meninggal dunia.

Dalam kasus ini, tiga tersangka lain, yakni Saeful Bahri, Wahyu Setiawan, dan Agustiani Tio Fridelina, sudah divonis bersalah. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P

Berita Terkait

Berita Rekomendasi