Netral English Netral Mandarin
13:46wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 optimistis target capaian program vaksinasi virus corona di Indonesia akan rampung sesuai target awal pemerintah yakni pada Desember 2021. Kasus COVID-19 meningkat drastis selama seminggu terakhir. Rumah sakit hingga Wisma Atlet melaporkan bed occupancy rate yang terus meningkat.
Mardani Ali: Publik Harus Bersatu Melawan Pelemahan KPK

Sabtu, 08-Mei-2021 10:00

Politisi PKS Mardani Ali Sera
Foto : Istimewa
Politisi PKS Mardani Ali Sera
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera meminta kepada publik buat bersatu melawan pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mardani menambahkan momen tak bisa dibiarkan, harus ada investigasi. Pemerintah, menurutnya juga harus membongkar sosok dibalik pertanyaan aneh tes wawasan kebangsaan.

"Tidak boleh dibiarkan. Harus diinvestigasi. Mesti ditelusuri aktor dibelakang pertanyaan ngeyel & aneh. Apalagi ada info 75 pegawai KPK ini termasuk yg selama ini mengharumkan nama KPK. Publik hrs bersatu melawan pelemahan @KPK_RI. BONGKAR #SkandalNasionalKPK," tulisnya lagi seperti dilansir di Jakarta, Sabtu (8/5/2021).

Sebelumnya, Sebanyak 75 pegawai KPK terancam dipecat karena tidak lolos uji wawasan kebangsaan. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara sebagai penguji tidak mau ikut campur urusan internal KPK.

Tes wawasan kebangsaan, pangkal soal kemungkinan dipecatnya para pegawai tersebut dari KPK. Adalah konsekuensi dari UU KPK yang direvisi pemerintahan Presiden Jokowi dan DPR.

Selain itu, muncul pertanyaan janggal pada tes wawasan kebangsaan. Salah satunya sedia melepas jilbab demi kepentingan negara. 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli