Netral English Netral Mandarin
08:54wib
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memastikan keamanan ibu kota negara (IKN) baru akan disiapkan semaksimal mungkin. Indonesia kembali mengalami lonjakan kasus Covid-19 pada pertengahan Januari 2022.
Polri Waspadai Munculnya Seruan Jihad Lawan Densus 88 Antiteror

Minggu, 21-November-2021 08:30

Densus 88 Anti-teror
Foto : Istimewa
Densus 88 Anti-teror
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menetapkan status waspada soal adanya unggahan seruan jihad di media sosial.

Kabag Ops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar menyatakan, pihaknya tidak akan terpengaruh dengan unggahan provokasi.

Tim Densus 88 akan tetap fokus melakukan operasi pencegahan dan penindakan terorisme di Indonesia.

"Kami waspada. Tentu ada unit-unit di Mabes Polri, polda, dan polres yang akan menangani persoalan ITE seperti ini," kata Kombes Aswin dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (20/11/2021).

Menurut Aswin, pasca penangkapan tiga terduga teroris di Bekasi, Jawa Barat, unggahan bernada provokasi terhadap Densus 88 sudah lebih berkurang. 

"Kalau menurut monitoring kami, justru sudah menurun dan terlihat lebih tenang postingan-postingan tentang penangkapan kemarin di internet dan sosmed," imbuhnya.

Meski demikian, Densus 88 tetap mewaspadai hal-hal tidak diinginkan yang dapat mengganggu jalannya penegakan hukum terhadap tindak pidana terorisme.

Sebuah tangkapan layar pesan dari grup Whatsapp beredar di media sosial. Pesan itu berisi seruan jihad melawan Densus 88 Antiteror Polri.

Dalam grup itu juga ada ajakan untuk membakar Polres.

Sebelumnya, dalam sepekan terakhir ini, Tim Densus 88 telah menangkap sejumlah terduga teroris.

Tiga di antaranya terkait dengan aktivitas lembaga pendanaan milik kelompok jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI). Mereka adalah Farid Okbah, Ahmad Zain An Najah, dan Anung Al Hamat.

Ketiganya terlibat dalam kepengurusan Lembaga Amil Zakat Baitu Mal Abdurrahman Bin Auf milik kelompok teroris JI.

Hasil penyidikan Densus 88, Ahmad Zain An-Najah merupakan Ketua Dewan Syariah Lembaga Amil Zakat Baitul Mal Abdurrahman Bin Auf (LAM BM ABA), Farid Ahmad Okbah merupakan anggota Dewan Syariah LAM BM ABA. Serta Anung Al Hamat sebagai pendiri Perisai Nusantara Esa. LAM BM ABA merupakan lembaga pendanaan yang dikelola oleh kelompok JI.

Sedangkan Perisai Nusantara Esa merupakan organisasi sayap kelompok JI.

Lebih lanjut, Ahmad Zain An-Najah merupakan anggota Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang telah dinonaktifkan setelah penangkapan oleh Densus 88.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani

Berita Terkait

Berita Rekomendasi