Netral English Netral Mandarin
16:32wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
Poster Ucapan Selamat Idul Adha Moeldoko Buat Anak Buah AHY Geram

Selasa, 20-Juli-2021 18:20

Poster ucapan selamat Idul Adha dari Demokrat kubu KLB Deli Serdang
Foto : Twitter
Poster ucapan selamat Idul Adha dari Demokrat kubu KLB Deli Serdang
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Beredar di media sosial poster ucapan selamat Idul Adha 1442 Hijriah dari kubu Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.

Poster tersebut bergambar Ketua Umum dan Sekjen Demokrat hasil KLB, Moeldoko dan Jhoni Allen Marbun.

Keduanya terlihat mengenakan jaket biru lengkap dengan lambang partai bintang mercy.

"Selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H - 2021 M. Mohon Maaf Lahir dan Batin," bunyi tulisan dalam poster berlogo Partai Demokrat itu.

Sontak, poster tersebut membuat para politisi Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) geram.

Komentar bernada kritik, sindiran dan kecaman dilontarkan anak buah AHY, salah satunya datang dari politisi Demokrat Yan Harahap.

Melalui akun Twitter-nya, Yan menyatakan  Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko tak punya rasa malu dan memberikan contoh yang buruk bagi generasi bangsa.

Yan menyebut anak buah Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu telah melecehkan keputusan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham)  Yasonna Laoly yang menolak pengesahan kepengurusan Demokrat hasil KLB.

"Soal ‘rasa malu’ harus kita akui, anak buah Pak @jokowi ini kelihatannya memang sudah tak punya. Keputusan MenkumHAM pun ia ‘lecehkan’," cuit @YanHarahap, Selasa (20/7/2021).

"Ia sepertinya merasa lebih terhormat menjadi seorang ‘begal’ daripada menjadi KSP yang baik. Contoh buruk bagi generasi bangsa," tegas Yan.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P

Berita Terkait

Berita Rekomendasi