Netral English Netral Mandarin
00:49wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Posting UAS Sakit Tulis Wasiat karena Hilang Rasa, Denny Siregar Malah Sebut: Semoga Lekas Sembuh Ustaz Quraish Shihab

Senin, 12-Juli-2021 10:35

Ustaz Abdul Somad dan Quraish Shihab
Foto : Kolase Riau24
Ustaz Abdul Somad dan Quraish Shihab
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Denny Siregar mengunggah berita tentang Ustaz Abdul Somad (UAS) yang pernah sakit bahkan mengira akan meninggal karena sudah sempat hilang rasa. 

Namun ia mengaku tak periksa sehingga ia tidak diketahui terpapar Covid-19 atau bukan. Namun, ia mengaku gejalanya sama dengan Covid. 

Lucunya, meski unggah soal UAS, Denny Siregar malah mendoakan sosok Quraish Shihab.

“Yuk kita berdoa bersama utk kesembuhan beliau. Ustad ini ustad berilmu, dan manfaatkan ilmunya utk kebaikan. Beliau juga dikenal sebagai ustad yang menjadi rujukan non muslim melihat sisi Islam sebenarnya. Semoga lekas sembuh, ustad Quraish Shihab..,” kata Denny Siregar, Senin 12 Juli 2021.

Untuk diketahui, Cendekiawan Muslim, Quraish Shihab disebutkan sudah kembali ke rumah usai mengalami sakit jantung beberapa waktu lalu.

Kabar pulangnya Quraish Shihab ke rumah disampaikan langsung anaknya, Najwa Shihab melalui unggahan di Instagram. Wanita yang akrab disapa Nana itu menyampaikan kondisi Quraish berangsur membaik."Alhamdulillah. Abi sudah kembali ke rumah dan insya Allah bisa pulih segera. Terima kasih atas semua doa dan perhatian yang sangat bermakna dari berbagai pihak yang menguatkan Abi juga kami sekeluarga," jelasnya dalam unggahan di Instagram.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada para dokter yang perawat yang menurutnya bekerja secara profesional.

"Terima kasih khusus kepada Dr Wishnu Aditya Widodo @wishnuaditya , Dr Muhammad Yamin @yamcardio Dr Achmad Soenarya Soerianata, Dr Jemmy Wilson Tanud @jemod, Dr Harbanu Hermawan @harbanuhermawan yang melakukan tindakan medis untuk Abi di RS Jantung Jakarta dan Rumah Sakit Pondok Indah bersama seluruh perawat, direksi dan manajemen yang luar biasa," jelasnya.

Ia pun mengaku terharu saat tau respon luar biasa masyarakat Indonesia ketika tahu kabar Quraish Shihab sakit jantung.

"Terharu rasanya menyaksikan begitu banyak cinta dan peduli ditunjukkan untuk Abi. Mohon doanya selalu untuk kesehatan Abi juga kita semua - agar selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Mantan Menteri Agama itu mengalami sakit jantung dan berada di ruang tindakan untuk pemasangan alat pemacu jantung (pacemaker) permanen.

Kisah UAS Hilang Rasa

Sementara secara terpisah, Ustadz Abdul Somad (UAS) menyampaikan materi terkait kematian dalam Kajian Musawarah beberapa waktu lalu.

Ustadz Abdul Somad mengawali ceramahnya, dengan mengutip Al Quran surah Al-Mulk, surat pertama dalam juz 29. Menurut UAS, sesudah mati adalah kehidupan yang kekal.

"Apa yang kita lihat hari ini, hidup. Kemudian sampai masanya kita pergi," jelas UAS.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan, Allah SWT menciptakan mati dan hidup adalah untuk beramal.

Ada beberapa hal yang kemudian membuat seseorang lalai dalam beramal, termasuk harta dan anak-anak.

"Apalagi yang membuat kita sibuk? Berbagai macam aktivitas," kata UAS.

Dulu yang menyibukkan orang, main dadu, kemudian mancing.

"Sekarang disibukkan dengan yang lebih hebat pada permainan itu semua. Dari mulai FB, IG, Youtube dan lain sebagainya. Semua ini melalaikan kita dalam perjalanan panjang," kata UAS.

Namun demikian, UAS menegaskan semua itu bisa beralih menjadi amal.

"Harta bisa beralih menjadi amal kalau hartanya dipakai fisabilillah. Buat rumah Quran yang dilakukan Musawarah," kata UAS memberikan contoh.

Anak-anak bisa menjadi amal oleh ketika anak itu dididik dengan baik.

FB juga bisa menjadi amal soleh. FB yang berisi kajian Islam. IG juga bisa menjadi amal Sholat saat digunakan untuk syiar dakwah.Pun demikian dengan Youtube.

"Semuanya bisa menjadi amal soleh tergantung kita memakainya," tegas UAS.

Pada kesempatan itu, Ustadz Abdul Somad bercerita dirinya pernah merasakan akan mati. 

Hal itu terjadi ketika dirinya pulang dari luar kota, sampai di rumah, semua tulang-tulang saya ini mau putus. Hari kesatu sama hari kedua, tulang-tulang sendiri rasanya mau putus.

"Hari ketiga dan hari keempat ketika dipakai topi ni, rasanya jarum dan kaca tajam ditusuk-tusukkankan ke kepala," jelas UAS.

Hari kelima dan keenam, UAS mengatakan dirinya membeli durian.

"Saya cium, tak ada baunya sama sekali.Tapi Ustadz tak pernah kena Covid? Saya tak periksa. Tapi ciri-ciri itu ada," lanjut UAS.

Tulang mau putus, topi dipasang rasanga ditusuk-tusuk jarum. Durian dicium tak ada baunya.

"Disitulah saya merasa durian sudah tak enak lagi. Tak saya makan," katanya.

UAS mengatakan, saat itulah dirinya mengambil kertas dan menulis pesan untuk anaknya.

"Wahai anakku. Kalau aku mati jangan kau ke dukun. Kau musti mentauhidkan Allah. Kau kirim aku al Fatihah.

Kau doakan aku. Kau musti sekolah masuk pesantren ngafal Quran. Karena saya sangka pada hari kesembilan dan kesepuluh nafas sudah pendek sekali.

"Judulnya setengah nafasku pergi," kata UAS.

Begitu beberapa hari saya minum madu. Kemudian saya minum vitamin C pagi, petang, siang. Hilang.

"Sehat sampai sekarang. Kena prank. Hidup sampai sekarang," kata UAS dinukil Tribunnews.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli