Netral English Netral Mandarin
23:54wib
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memastikan kebijakan karantina berlaku untuk semua tim MotoGP 2022 tanpa terkecuali. Pemerintah memutuskan memberi nama ibu kota negara baru Indonesia dengan istilah Nusantara. Pemberian nama tersebut dinilai terkesan Jawa Sentris.
Potret Tiga Guru yang Wajib Anda Contoh

Selasa, 30-November-2021 00:05

Buya Syafii Ma’arif saat naik KRL.
Foto : Instagram Herry Tjahjono.
Buya Syafii Ma’arif saat naik KRL.
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sebuah akun di Instagram atas nama Herry Tjahjono, pemerhati sosial, memosting foto lama tiga guru, yakni Gus Mus, Buya Syafii Ma’arif, dan Gus Baha.

Dalam postingan pertama, tampak Gus Mus (76 tahun) mengendarai motor, meliuk-liuk di sela-sela truk besar di Pantura Rembang. Dia sedang menuju acara haul Mbah Maimoen.

Di slide kedua, Buya Syafii Ma'arif (85 tahun) naik KRL jurusan Jakarta - Bogor bersama "orang kebanyakan" lain untuk mendatangi sebuah acara orasi ilmiah.

Gus Baha (50 tahun) naik bus biasa tak ber-AC jurusan Rembang-Jogja untuk menghadiri sebuah undangan ceramah.

Menurut tiga contoh ulama besar yang hidup serba biasa. Namun dari semua yang sangat dan serba biasa itulah lahir berbagai kebijaksanaan hidup, kelembutan, kesejukan.

Tak ada sumpah serapah. Tak ada ancaman. Tak ada teriakan memekakkan telinga. Pun tak ada kemewahan yang melekat, apalagi dipamerkan. Mereka tak mengenal moge mewah atau mobil mewah.

“Negeri ini jauh lebih membutuhkan ulama-ulama sejuk yang sangat ugahari dibanding mereka yang hidup mewah sembari meneriakkan ancaman, sumpah-serapah, perpecahan.  Doa saya untuk para ulama sejuk. Selalu sehat dan panjang umur, agar bisa lebih lama menebarkan kesejukan,” tulis Herry.

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati

Berita Terkait

Berita Rekomendasi