Netral English Netral Mandarin
16:17wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
PPKM di Sejumlah Daerah Diturunkan ke Level 3, DS: Alhamdulillah, Mudah2an Turun Terus. Ekonomi Normal Lagi. Congrats, Lord Luhut...

Selasa, 24-Agustus-2021 06:05

Pegiat Media Sosial Denny Siregar
Foto : Istimewa
Pegiat Media Sosial Denny Siregar
26

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerintah kembali memperpanjang Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 30 Agustus 2021. Namun statusnya sudah diturunkan ke level 3 sehingga ada pula relaksasi aturan untuk sejumlah kegiatan.

Pengumuman penurunan level PPKM ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam jumpa pers virtual, Senin (23/8/2021).

Daerah yang turun menjadi PPKM level 3 di antaranya Jabodetabek, Bandung Raya, dan Surabaya Raya

Terkait hal itu pegiat media sosial Denny Siregar (DS) mengucap syukur atas perubahan ini secara perlahan. Dia pun terus berharap semoga kasus Covid-19 terus menurun sehingga ekonomi bisa kembali normanl.

"Alhamdulillah, mudah2an turun terus. Ekonomi normal lagi," tulis Denny di akun Twitternya, Senin (23/8/2021) malam.

Di akhir cuitan, Denny mengucapkan selamat kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan atas terus menurunnya kasus positif virus corona ini.

"Congrats, Lord Luhut..," ujarnya.

Jokowi juga memaparkan jumlah daerah yang turun level jadi PPKM level 3 maupun PPKM level 2 di Jawa-Bali maupun luar Jawa-Bali. Dia mengatakan ada pelonggaran aturan melihat kondisi Corona yang menurun.

Berikut relaksasi yang diumumkan Jokowi:

- Tempat Ibadah boleh digunakan untuk kegiatan ibadah dengan kapasitas 25% atau maksimal 30 orang- Restoran boleh dine in dengan kapasitas 25%, 2 orang per meja dan jam operasional sampai pukul 20.00- Pusat perbelanjaan, mal boleh buka sampai pukul 20.00, kapasitas 50%, dengan protokol kesehatan ketat yang diatur lebih lanjut oleh Pemda- Industri berorientasi ekspor dan penunjangnya dapat beroperasi 100%. Namun, apabila menjadi klaster baru kasus Corona maka akan ditutup selama 5 hari

"Penyesuaian atas beberapa kegiatan masyarakat ini dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk," tutur Jokowi, seperti yang dikutip dari detik.com.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sulha Handayani

Berita Terkait

Berita Rekomendasi