Netral English Netral Mandarin
04:27wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Jokowi Ketok Palu PPKM Diperpanjang? Ade: Pak, Mohon Hentikanlah, Kita Sama-Sama Hadapi Risiko!

Sabtu, 17-Juli-2021 11:47

Presiden Joko Widodo
Foto : Setpres
Presiden Joko Widodo
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Hari ini Pemerintah Joko Widodo akan menentukan dan mengumumkan apakah PPKM Darurat akan diperpanjang atau tidak. 

Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando mendesak agar tidak perlu diperpanjang dan segala risiko dihadapi bersama. Menurutnya, kita pasti bisa.

“Pak Jokowi, yuk kita hentikan PPKM ini. Kita sama-sama hadapi risiko. Kita Bisa!” kata Ade Armando, Sabtu 17 Juli 2021.

“Pak Jokowi, mohon hentikanlah PPKM ini. Rakyat menderita. Kalau saya sih bisa kerja di rumah. Rakyat tidak bisa. Mereka hanya bisa hidup kalau boleh keluar rumah,” imbuhnya.

Untuk diketahui, kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat akan selesai sampai 20 Juli. Pemerintah akan mengumumkan nasib PPKM darurat hari ini.

"Masih ada beberapa hal yang dibahas dan dievaluasi. Besok (Sabtu hari ini) rencananya akan ada pengumuman yang terkait," ujar juru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Jodi Mahardi, kepada wartawan, Jumat (16/7/2021) malam.

Jodi mengatakan sejauh ini pemerintah masih melakukan evaluasi terkait PPKM darurat. Diperpanjang-tidaknya PPKM darurat bakal segera diumumkan.

Lebih lanjut Jodi menyebut penyaluran bansos akan dilakukan secara cepat. Pemerintah memprioritaskan meringankan beban masyarakat.

"Penyaluran secara baik dan cepat bansos sembako, bansos tunai, dan berbagai stimulus lainnya untuk meringankan beban masyarakat akan diprioritaskan," jelas Jodi.

Sebelumnya, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan kebijakan PPKM darurat di Jawa-Bali akan diperpanjang hingga akhir Juli mendatang. Muhadjir mengatakan dengan adanya perpanjangan PPKM darurat ini, Jokowi menyampaikan ada beberapa risiko, di antaranya yang dia sebut yakni terkait bantuan sosial (bansos).

"Tadi rapat kabinet terbatas yang saya ikuti waktu saya di Sukoharjo sudah diputuskan Bapak Presiden, (PPKM darurat) dilanjutkan sampai akhir Juli. Sampai akhir Juli PPKM," kata Muhadjir saat meninjau Hotel University Club UGM yang dijadikan shelter pasien Corona, Sleman, Jumat (16/7).Khusus untuk bansos, Muhadjir menyebut pemerintah tidak bisa memikulnya sendiri. Dia meminta semua pihak saling gotong royong. Termasuk pihak universitas juga diminta membantu.

"Karena itu, bansos itu tidak mungkin ditanggung negara sendiri oleh pemerintah. Gotong royong masyarakat," katanya dinukil detik.com.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli