Netral English Netral Mandarin
01:01wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Presiden Apresiasi Warga Papua Barat yang Antusias Mengikuti Vaksinasi

Senin, 04-Oktober-2021 18:20

Presiden Jokowi bersama masyarakat Papua
Foto : Istimewa
Presiden Jokowi bersama masyarakat Papua
9

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi antusiasme masyarakat Papua Barat dalam mengikuti kegiatan vaksinasi massal.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal bagi pelajar, masyarakat umum, dan kelompok lanjut usia (lansia) yang digelar di Gedung Serbaguna Yonif Raider Khusus 762/VYS, Kota Sorong, Papua Barat, Senin (4/10/2021).

"Saya sangat mengapresiasi, sangat menghargai antusias masyarakat yang begitu sangat besar untuk ikut di dalam program vaksinasi massal ini dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, utamanya varian Delta di Provinsi Papua Barat maupun di negara kita Indonesia,” kata Jokowi seperti dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Selain di Kota Sorong, vaksinasi massal juga digelar serentak di sembilan kabupaten di Provinsi Papua Barat. Sembilan kabupaten tersebut yaitu Kabupaten Sorong, Teluk Bintuni, Fakfak, Manokwari, Raja Ampat, Manokwari Selatan, Sorong Selatan, Wondama, dan Kabupaten Kaimana.

"Ini adalah sebuah proses percepatan vaksinasi di Provinsi Papua Barat," ujar Presiden Jokowi.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi juga berdialog melalui konferensi video dengan perwakilan dari sembilan kabupaten itu untuk mengetahui jalannya kegiatan vaksinasi massal.

Perwakilan Kabupaten Fakfak melaporkan tengah melaksanakan vaksinasi dengan target sebanyak 200 orang peserta.

Vaksinasi ini dipusatkan di tiga titik, yaitu Gedung KONI Fakfak, Aula Gereja Immanuel di Fakfak Tengah, serta Aula Kantor Distrik Pariwari.

Dilaporkan juga bahwa stok vaksin yang tersedia di Fakfak masih mencukupi yaitu sejumlah 5.440 dosis.

“Oke, bagus. Segera dihabiskan, jangan ada stok vaksin, segera disuntikkan kepada masyarakat. Semakin cepat semakin baik,” ujar Presiden menanggapi laporan tersebut.

Sementara itu, perwakilan dari Kabupaten Manokwari menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksinasi di wilayah tersebut dilakukan di tiga titik dengan target sebanyak 600 peserta.

"Untuk Manokwari target kami hari ini sebanyak 600 (orang) dengan tiga titik. Yang pertama di Gereja GKI Ebenhaezer, Fanindi, Manokwari, kemudian yang titik kedua di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat, dan yang ketiga dilaksanakan di daerah Prafi, Manokwari,” ujar perwakilan dari Manokwari.

"Di hadapan kami juga ada perwakilan dari adek-adek mahasiswa, kemudian ade-ade pelajar dari SMP dan SMA, dan juga perwakilan dari mama-mama Papua," sambung perwakilan Manokwari.

Mendengar laporan perwakilan dari Manokwari itu, Presiden langsung memberikan apresiasi atas partisipasi semua pihak di Manokwari dalam mempercepat program vaksinasi.

"Bagus, bagus sekali. Diajak semua, para pelajar, mahasiswa dan juga masyarakat, utamanya untuk mahasiswa dan pelajar agar pembelajaran tatap muka bisa segera dilaksanakan secepat-cepatnya. Terima kasih," tutur Presiden.

Menutup dialog, Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah dan para tokoh adat di Papua Barat yang turut mengajak masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi nasional.

“Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, kepada tokoh agama, kepada tokoh adat, tokoh masyarakat yang telah mengajak masyarakat, pelajar, mahasiswa untuk berbondong-bondong ikut vaksinasi massal,” pungkasnya.

Untuk diketahui, turut hadir dalam peninjauan tersebut yaitu Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, dan Wakil Wali Kota Sorong Pahimah Iskandar.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P