Netral English Netral Mandarin
03:33wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Presiden Promosikan Bipang Ambawang, Mardani: Fatal, Bisa Jadi Pak Jokowi Tidak Tau Artinya

Minggu, 09-Mei-2021 13:40

Politisi PKS, Mardani Ali Sera
Foto : Istimewa
Politisi PKS, Mardani Ali Sera
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengkritik pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mempromosikan bipang alias babi panggang Ambawang, khas Kalimantan Barat.

Menurutnya, seruan Presiden Jokowi untuk membeli kuliner bipang Ambawang saat berbicara mengenai Lebaran dan oleh-oleh mudik, merupakan sesuatu yang fatal. Pasalnya, daging babi merupakan makanan yang haram bagi umat Muslim.

"Seruan Lebaran biasanya untuk kita umat Islam. Fatal seruan mempromosikan bipang Ambawang, karena bagi Muslim, pasti haram mengkonsumsi babi," tulis Mardani di akun Twitternya, Sabtu (9/5/2021).

Mardani pun mempertanyakan pihak yang memberikan masukkan kepada Presiden Jokowi untuk mempromosikan bipang Ambawang.

"Perlu dicek siapa yang memasukkan kalimat bipang Ambawang, bisa jadi Pak Jokowi tidak tahu apa artinya," cuit @MardaniAliSera.

Sebelumnya, viral di media sosial potongan video ajakan Presiden Jokowi untuk membeli kuliner khas daerah secara daring sebagai oleh-oleh mudik, dan salah satunya adalah bipang atau babi panggang yang merupakan makanan khas Ambawang, Pontianak, Kalimantan Barat.

Penggalan video itu diambil dari pidato Jokowi dalam acara '05.05 Hari Bangga Buatan Indonesia' yang videonya diunggah di akun YouTube Kementerian Perdagangan pada (5/5/2021).

Dalam video itu, awalnya Presiden Jokowi berbicara soal keputusan pemerintah melarang mudik Lebaran. "Bapak/Ibu dan Saudara-saudara sekalian, sebentar lagi Lebaran. Namun, karena masih dalam suasana pandemi, pemerintah melarang mudik untuk keselamatan kita bersama," katanya.

Presiden kemudian mengimbau warga memesan kuliner khas daerah secara daring. Salah satu yang dia sebut ialah bipang Ambawang, yang merupakan babi panggang khas Kalimantan Barat.

"Untuk Bapak/Ibu dan Saudara-saudara yang rindu kuliner khas daerah atau yang biasannya mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online," ucap Jokowi.

"Yang rindu makan gudeg Jogja, bandeng Semarang, siomay Bandung, empek-empek Palembang, bipang Ambawang dari Kalimantan, dan lain-lainnya, tinggal pesan. Dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah," jelas Presiden.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P