Netral English Netral Mandarin
16:07wib
Komut PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama mengungkap selain menghapus fasilitas kartu kredit bagi direksi, komisaris, dan manajer, juga menghapus fasilitas uang representatif. Terdakwa kasus tes usap palsu RS Ummi Bogor, Rizieq Shihab, akan membacakan duplik pagi ini di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Presiden Rusia Kutip Ayat Al-Quran, Jimly Bilang Ini Pesan Penting: Seluruh Umat Muslim Dunia Harus Bersatu Padu

Minggu, 21-Maret-2021 13:20

Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie
Foto : Istimewa
Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi  (MK) Jimly Asshiddiqie mengatakan kalau pesan Presiden Rusia Vladimir Putin harus dijadikan pemersatu umat.

Apalagi, pesan penting itu dikutip dari ayat kitab suci Al-Quran. Maka dari itu, kata Jimly ini jadi semangat bagi umat Islam di seluruh dunia tak hanya di Indonesia.

"Kutipan Presiden V. Putih ini pnting utk seluruh umat Islam dimana saja berada, termasuk di Indonesia. Bahkan ini juga berlaku utk seluruh umat manusia. Bersatu padulah antar sesama dg hati berdasarkan Ketuhanan YME," tulisnya seperti dilansir di Jakarta, Minggu (21/3/2021).

Seperti dikutip dari akun @RBTHindonesia Presiden Vladimir Putin meminta supaya perang di Yaman segera dihentikan. Mengutip ayat Alquran, Putin mengingatkan semua pihak supaya berdamai.

Di hadapan pemimpin Turki dan Iran selama pertemuan di Ankara pada awal minggu ini, Presiden Rusia Vladimir Putin menyerukan untuk mengakhiri peperangan di Yaman seraya mengutip Alquran. Demikian hal tersebut dilaporkan RT.“Dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu jadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara,” kata presiden Rusia mengutip Surah Ali imran ayat 103.

Pernyataan tersebut sontak mengagetkan seisi ruangan, tak terkecuali Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Iran Hassan Rouhani, tulis RT. Meski begitu, keduanya sama-sama mengamini ucapan Putin.

Pada saat yang sama, Erdogan dan Rouhani, yang masing-masing menganut Islam Sunni dan Syiah, turut mengecam invasi yang dipimpin Arab Saudi ke Yaman, yang telah menewaskan puluhan ribu korban jiwa dan menghancurkan negara tersebut.

Konflik yang bermula antara pemberontak Houthi dan pemerintah yang didukung Arab Saudi ini meluas menjadi peperangan udara dan invasi besar-besaran pada 2015. Meksi begitu, setelah lebih dari empat tahun berperang, pasukan koalisi belum berhasil mengalahkan Houthi. 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati