Netral English Netral Mandarin
01:00wib
Dua laga babak 16 besar Euro 2020 (Euro 2021) sudah diketahui dengan mempertemukan Italia vs Austria dan Wales vs Denmark. Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) khawatir rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya kolaps di tengah lonjakan kasus Covid-19.
Prestasi Anies Makin Meroket, Menurut Haikal Para Pembenci Tetap Sebut Bukan Prestasi, Ini Sebabnya

Rabu, 21-April-2021 14:21

Gubernur Anies Baswedan
Foto : Istimewa
Gubernur Anies Baswedan
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Prestasi Gubernur Anies Baswedan semakin meroket Pujian dan apresiasi berdatangan, namun tetap saja ada  pihak yang tetap saja melihatnya dengan negatif.

Salah satu apresiasi dilontarkan oleh Musni Umar yang mengatakan: “Prestasi Gub. Anies, Wagub Ariza dan Pemprov DKI dlm membangun SDM di Jakarta, sehingga indeks IPM diatas nilai 80 merupakan hasil kolaborasi dgn seluruh warga DKI yg patut diapresiasi dan disyukuri.”

Sementara Haikal Hassan Baras memberikan komentar kepada Musni. Ia menyebut di mata pembenci, Anies tetep menyebutnya bukan prestasi.

“Dimata pembenci nya... tetap saja ini bukan prestasi. Kedengkian itu sudah mendarah daging,” kata  Haikal, Rabu 21 April 2021.

Sementara sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2020 dalam Rapat Paripurna yang diselenggarakan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin 19 April 2021.

Dalam penyampaiannya di depan para anggota dewan dan pimpinan sidang, Anies memaparkan penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun, Pemprov DKI Jakarta lebih banyak berjibaku melawan pandemi Covid-19 dan mengatasi berbagai dampak yang disebabkan oleh krisis kesehatan tersebut.

Meskipun demikian, beberapa indikator makro yang disampaikan Gubernur Anies, mengalami peningkatan, di antaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di mana Kinerja pembangunan manusia di Jakarta pada tahun 2020 tercatat sebesar 80,77 meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 80,76.

"Di tengah pandemi Covid-19, IPM DKI Jakarta merupakan yang tertinggi di Indonesia serta satu-satunya provinsi dengan nilai IPM di atas nilai 80 atau sangat tinggi. Nampak pada dimensi kesehatan yaitu Umur Harapan Hidup DKI Jakarta mencapai 72,91 tahun, meningkat dari tahun 2019 yaitu 72,79 tahun," kata Anies di Gedung DPRD DKI kemarin. 

Anies melanjutkan,dimensi pengetahuan yaitu Harapan Lama Sekolah dan Rata-rata Lama Sekolah juga meningkat. Harapan Lama Sekolah mencapai 12,98 tahun meningkat dari 12,97 tahun di tahn 2019, sedangkan Rata-rata Lama Sekolah mencapai 11,13 tahun, meningkat dari tahun 2019 yaitu 11,06 tahun.

“Alhamdulillah, capaian dimensi Indeks Pembangunan Manusia DKI Jakarta tahun 2020 sangat baik, meskipun kita berhadapan dengan situasi pandemi, yang membuat dimensi ekonomi yaitu Pengeluaran Per Kapita Yang Disesuaikan warga DKI Jakarta mencapai Rp18,23 juta per tahun, turun sebesar 1,62 persen dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp18,53 juta," kata Anies seperti dinukil Sindonews.

"Pandemi akibat virus Covid-19 yang masuk mulai Maret 2020, berdampak sedemikian besar terhadap perekonomian bahkan kegiatan sosial, telah membuat daya beli masyarakat melemah sehingga pengeluaran konsumsi masyarakat menurun,” terang mantan Mendikbud ini. 

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto