Netral English Netral Mandarin
13:17wib
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta sejumlah pihak tidak memaksakan diri melakukan isolasi mandiri (isoman) saat terpapar virus corona. Wagub DKI meminta masyarakat tetap berada di rumah jika tidak memiliki kepentingan mendesak demi terhindar dari varian baru virus corona, yaitu varian Delta plus atau B.1.617.2.1
Pria Anggota Sekte Kristen Beristri 39 Meninggal Tinggalkan Keturunan hingga 181 Orang, Netizen: Rakus Amat

Selasa, 15-Juni-2021 11:35

 kepala keluarga terbesar di dunia telah meninggal di negara bagian Mizoram, India. Ziona Chana, kepala sekte agama Kristen yang mempraktekkan poligami
Foto : Berita Heboh
kepala keluarga terbesar di dunia telah meninggal di negara bagian Mizoram, India. Ziona Chana, kepala sekte agama Kristen yang mempraktekkan poligami
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Seorang pria anggota sekte kristen beristri 39 meninggal tinggalkan keturunan hingga 181 orang ramai menjadi sorotan warganet. 

Di akun FB Mak Lambe Turah, sejumlah netizen berkomentar keras. 

MLT: “Istri 38 cucu 36 termasuk sedikit tuh cucunya. Tetangga mak, istri nya 1, anak 10, cucu 30an. Apa mungkin cucu nya kebanyakan sampe tak terhitung?? Yaudah...apdetan ini gaiss yg dulu pernah Mak share yg terkenal punya banyak istri tinggal satu atap..akhirnya meninggal juga..”

Fifi Kessek: “Rakus amat.”

Untuk diketahui, seorang pria berusia 76 tahun yang diyakini sebagai kepala keluarga terbesar di dunia telah meninggal di negara bagian Mizoram, India. 

Ziona Chana, kepala sekte agama Kristen yang mempraktekkan poligami, meninggal pada Minggu (13/6/2021), meninggalkan 38 istri, 89 anak dan 36 cucu.

Berita itu dikonfirmasi oleh Kepala Menteri Mizoram, Zoramthanga, yang menyampaikan belasungkawa di Twitter "dengan berat hati" seperti dinukil Okezone.

Menurut BBC, Chana dikabarkan menderita diabetes dan hipertensi.

Dokter mengatakan kepada kantor berita PTI bahwa kondisi Chana memburuk di rumahnya di desanya, Baktawng Tlangnuam. Dia dilarikan ke rumah sakit pada Minggu malam, di mana dia dinyatakan meninggal pada saat kedatangan.

Sulit untuk mengatakan apakah Chana memang kepala keluarga terbesar di dunia karena ada orang lain yang mengklaim gelar tersebut. Sulit juga memperkirakan jumlah pasti keluarga Chana. Setidaknya satu laporan mengklaim dia memiliki 39 istri, 94 anak, 33 cucu dan satu cicit, yang menambahkan hingga 181 orang.

Sementara berbagai laporan berita lokal menyebutnya sebagai pemegang "rekor dunia" untuk sebuah keluarga besar, tidak jelas rekor global yang mana. Juga telah dilaporkan secara luas bahwa keluarga tersebut telah tampil dua kali di acara TV populer "Ripley's Believe it or Not".

Tapi rekor dunia atau tidak, Chana dan keluarganya adalah sensasi lokal, menarik wisatawan ke desa mereka di timur laut India.

Dan kehidupan Chana yang menarik telah menjadi berita utama selama bertahun-tahun.

Keluarga besar itu tinggal bersama di sebuah rumah berlantai empat yang disebut "Chuuar Than Run" atau Rumah Generasi Baru, dengan 100 kamar. Istrinya berbagi asrama di dekat kamar tidur pribadi Chana, menurut media lokal.

Rumah besar itu merupakan daya tarik wisata utama di negara bagian itu, dengan orang-orang dari seluruh dunia memadati desa untuk mengintip gaya hidup keluarga.

Menurut Reuters, Chana lahir pada 1945. Dia bertemu dengan istri tertuanya, yang tiga tahun lebih tua darinya, ketika dia berusia 17 tahun.

Keluarga itu milik sekte Kristen - Chana Pawl - yang memiliki sekitar 2.000 pengikut. Mereka semua tinggal di sekitar rumah Chana di Baktawng Tlangnuam, sekitar 55km (34 mil) dari ibu kota Mizoram, Aizawl.

Sekte yang membolehkan poligami bagi laki-laki ini didirikan oleh kakek Chana pada 1942.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati