Netral English Netral Mandarin
13:29wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Program Wifi Disinggung, Mahasiswa Minta KPK Periksa Kadis Kominfo DKI

Rabu, 29-September-2021 21:40

Aksi unjuk rasa di Gedung KPK
Foto : Wahyu Praditya Purnomo
Aksi unjuk rasa di Gedung KPK
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Aksi unjuk rasa digelar puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Lintas Aktivis Mahasiswa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (29/9/2021).

Para pengunjukrasa menuntut KPK untuk menyelidiki kasus dugaan penyalahgunaan anggaran di Dinas Komunikasi informatika dan statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta dalam pengadaan wifi gratis.

Terlebih sebelumnya dalam Rapat Paripurna DPRD DKI pada 2 Agustus 2021 lalu, Fraksi Gerindra menyebut adanya ketidaksesuaian pos anggaran pada program wifi.

"Dugaan kuat penyalahgunaan anggaran pemerintah DKI melalui Dinas Kominfotik gamblang disampaikan oleh Fraksi Gerindra DPRD DKI pada rapat paripurna 2 agustus 2021 lalu, dimana penempatan wifi dan pos anggaran tidak sesuai dan tak logis," kata Koordinator Aksi, M Risal Abjan, Rabu (29/9/2021).

Risal meminta Kepada BPK, KPK maupun lembaga-lembaga terkait untuk mengawal anggaran pengadaan wifi di Dinas Kominfotik DKI, karena anggaran yang digelontorkan sangat fantastis, yakni sebesar Rp 15,46 Miliar.

Ia menilai, Kepala Dinas Di Kominfotik DKI mencoba bermain diranah politik anggaran yang nantinya akan merusak citra baik Gubernur DKI Anies baswedan dimata masyakarat Jakarta, secara khususnya.

Lebih lanjut Risal mengatakan, Gerakan Lintas Aktivis Mahasiswa menilai, sesuai temuan BPK DKI pada tahun 2020, adanya dugaan pemborosan anggaran APBD sebesar miliaran rupiah dalam program tersebut.

"Atas dugaan pemborosan oleh BPK itulah, kami akan melakukan aksi demonstrasi kembali sebagai bentuk dorongan terhadap niat baik KPK dalam memeriksa dinas terkait dalam hal ini Kadis Kominfotik DKI," pungkas Risal.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani