Netral English Netral Mandarin
04:57wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Prospek Budi Daya Kakap Putih Lebih Menjanjikan, Nelayan Kepulauan Meranti Disarankan Beralih dan Setop Melaut

Sabtu, 21-Agustus-2021 11:00

Budi daya kakap putih disebut lebih baik prospeknya dibanding mencari ikan langsung di laut.
Foto : antaranews.com
Budi daya kakap putih disebut lebih baik prospeknya dibanding mencari ikan langsung di laut.
23

KEPULAUAN MERANTI, RIAU, NETRALNEWS.COM - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Muhammad Adil menyarankan nelayan beralih ke budi daya ikan kakap putih karena potensi ekonominya lebih menjanjikan.

"Potensi kakap putih sangat luar biasa. Saya sarankan masyarakat nelayan yang sebelumnya menangkap ikan di laut dapat beralih ke budi daya ikan ini. Apalagi, saat ini semakin minimnya produksi ikan laut. Jika, (budi daya) ini ditekuni akan bisa mendongkrak kembali ekonomi masyarakat," ujarnya di Selatpanjang, Riau, Sabtu (21/8/2021).

Bupati meyakini hal tersebut setelah meninjau Balai Pembibitan Ikan (BPI) Kakap Putih Kepulauan Meranti di Desa Gogok Darussalam, Kecamatan Tebingtinggi Barat, beberapa hari lalu. Kapasitas produksi di pembibitan itu ada sekitar 50 ribu bibit.

Dari keterangan pihak BPI Kepulauan Meranti, fasilitas tersebut memiliki 12 kolam pembibitan, kolam pemeliharaan induk, bak kawin, ruang larva dan lainnya.

Upaya BPI ini juga dalam rangka mendukung program Kampung Kakap Putih Kepulauan Meranti dengan produksi 2.700 ton per tahun.

Program di sektor ini pun, kata Adil, sejalan dengan rencananya yang akan mencoba mengalihkan pola nelayan tangkap menjadi nelayan budi daya yang saat ini dinilai lebih menjanjikan.

Rencana Kampung Kakap Putih ini akan dipusatkan di Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat. "Selain itu, juga di Pulau Merbau dan kecamatan lain yang memiliki ekosistem serupa, sehingga budi daya kakap putih di Meranti dapat dilakukan lebih masif," jelasnya, seperti dilansir dari Antara.

Untuk mendukung terwujudnya Kampung Kakap Putih itu, Bupati juga telah meneken penyediaan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembibitan kakap putih yang berada di Desa Gogok Darussalam.

Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, tengah menyiapkan Kampung Kakap Putih dengan kapasitas 5.000 keramba jaring apung (KJA) yang diharapkan mampu berproduksi hingga 2.700 ton per tahun.

Pemerintah daerah sangat yakin Kampung Kakap Putih yang merupakan program dari KKP RI dalam rangka menjadikan Indonesia sebagai negara pengekspor kakap putih kelas dunia ini dapat diwujudkan. Meranti memiliki ekosistem yang cocok serta memiliki sumber pakan alami kakap putih yang berlimpah.

 

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP