Netral English Netral Mandarin
19:40wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
PSI Sebut Pembohong, Mardani: Anies Tak Tumbang karena Dicaci dan Tak Terbang karena Dipuji

Selasa, 21-September-2021 17:37

Mardani Ali Sera
Foto : dpr.go
Mardani Ali Sera
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mardani Ali Sera membela dan mendukung Gubernur Anies Baswedan untuk terus berkarya kendati dicaci salah satunya oleh PSI yang menyebutnya pembohong. 

“Tak tumbang karena dicaci dan tak terbang karena dipuji. Semua bebas berpendapat, dan tugas Mas @aniesbaswedan fokus bekerja melayani warga Jakarta. Biar publik yang menilai,” kata Mardani Ali Srra melalui akun Twitternya, Selasa 21 September 2021. 

Sebelumnya, Plt Ketua Umum (Ketum) PSI Giring Ganesha menuding Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pembohong, pura-pura peduli dengan penderitaan warga akibat pandemi COVID-19. 

Namun lebih jauh, Mardani enggan berspekulasi perihal maksud dan tujuan Giring melontarkan kritik keras untuk Anies. Anggota DPR RI itu menyerahkan penilaian atas kritik Giring ke masyarakat.

Sebelumnya, Giring dalam sebuah video di akun Twitter PSI @psi_id, Selasa (21/9), menuding Anies menggunakan APBD DKI untuk kepentingan Pilpres 2024. Salah satu anggaran yang disoroti Giring soal gelaran Formula E.

"Uang muka dan jaminan bank bagi penyelenggaraan balap mobil Formula E dibayar Anies pada saat pemerintah secara resmi mengumumkan negara dalam keadaan darurat karena pandemi COVID-19. Uang rakyat sebanyak itu dihabiskan oleh Gubernur Anies Baswedan di tengah penderitaan rakyat yang sakit, meninggal, dan hidupnya susah karena pandemi," ujar Giring.

"Uang Rp 1 triliun dia keluarkan padahal rakyat terlantar tidak masuk ke rumah sakit yang penuh. Rakyat kesulitan makan karena kehilangan pekerjaan," sambungnya.

Bahkan Giring menyebut Anies pura-pura peduli terhadap warga di Jakarta yang terkena dampak pandemi. Politisi yang lebih dulu dikenal sebagai vokalis band itu berharap Indonesia tidak dipimpin Anies.

"Pura-pura peduli adalah kebohongan Anies Baswedan di tengah pandemi dan penderitaan orang banyak. Rekam jejak pembohong ini harus kita ingat sebagai bahan pertimbangan saat pemilihan nanti di 2024. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan," ucapnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli