Netral English Netral Mandarin
09:59wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
PSI: Yang Disampaikan Giring Tentang Gubernur Anies adalah Kebenaran, Bukan Penyebaran Kebencian

Kamis, 23-September-2021 15:00

Jubir PSI, Nanang Priyo Utomo
Foto : Istimewa
Jubir PSI, Nanang Priyo Utomo
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan bahwa pernyataan Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha soal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam video yang viral pekan ini bukan penyebaran kebencian, melainkan pengungkapan kebenaran.

Juru Bicara DPP PSI Nanang Priyo Utomo mengatakan, apa yang disampaikan Giring adalah fakta terkait kebohongan Gubernur Anies terhadap rakyat. 

“Bro Giring menyampaikan fakta-fakta kepada publik terkait kebohongan Gubernur Anies terhadap rakyatnya," kata Nanang dalam keterangan tertulis, Kamis (23/9/2021).

"Ini sangat jelas bukan penyebaran kebencian, melainkan pengungkapan kebenaran. Juga merupakan pendidikan politik kepada rakyat agar benar-benar cermat dalam memilih pemimpin,” sambungnya. 

Nanang menyatakan, sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies memperlihatkan inkonsistensi antara pernyataan dan perbuatan.

“Beliau mengatakan peduli dengan pandemi, tetapi ada anggaran yang dialokasikan untuk Formula E hampir Rp 1 triliun. Kalau benar-benar peduli, uang sebanyak itu ya dipakai untuk penanganan pandemi dan membantu rakyat yang terdampak,” ujarnya. 

Pernyataan Giring, lanjut Nanang, juga memperjelas langkah Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta yang mengusullkan hak interpelasi terkait Formula E. 

“Antara interpelasi dengan pernyataan Bro Giring saling berkaitan dan selaras. Pernyataan Bro Giring justru menggarisbawahi dan mendukung langkah kawan-kawan di DPRD yang mengajukan interpelasi,” kata kader Nahdlatul Ulama ini.

Ditegaskan Nanang, pernyataan Giring ditopang data yang kuat. Misalnya terkait dana Rp 1 triliun sebagai commitment fee yang diambil dari APBD selama 5 tahun untuk ajang Formula E.

Sebelumnya, dalam video yang viral tersebut, Giring menyatakan Anies selalu menampakkan diri peduli dengan penderitaan rakyat di masa pandemi. Padahal sesungguhnya hanya pura-pura peduli.

“Pura-pura peduli adalah kebohongan Gubernur Anies di tengah pandemi dan penderitaan rakyat," kata Giring dalam video yang diunggah di berbagai akun media sosial PSI, Senin (20/9/2021).

Giring mengingatkan, APBD DKI Jakarta dibelanjakan Anies demi kepentingan ego pribadi untuk maju sebagai calon presiden RI 2024. Dia mengabaikan suara rakyat yang meminta pembatalan Formula E itu.

"Rekam jejak pembohong ini harus kita ingat sebagai bahan pertimbangan saat pemilihan presiden 2024. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong, jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan,” jelas Giring.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P