3
Netral English Netral Mandarin
22:35 wib
Timnas Indonesia U-23 akan berhadapan dengan Bali United dalam laga uji coba yang akan berlangsung hari ini. Pemerintah masih menganggap persoalan di tubuh Partai Demokrat yang berujung pada Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang merupakan persoalan internal partai.
PTPN VIII Laporkan HRS ke Bareskrim, EK: Kemarin Baru Disomasi, Kini Udah Dilaporkan

Sabtu, 23-January-2021 12:35

Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
Foto : Istimewa
Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - PTPN VIII melaporkan Habib Rizieq Shihab (HRS) ke Bareskrim Polri terkait penggunaan lahan tanpa izin Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, di Megamendung, Jawa Barat.

Terkait hal itu, pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi ikut mengomentari pelaporan terhadap mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) tersebut.

Eko pun menyebutkan berbagai kasus hukum menjerat HRS mulai dari kasus kerumunan massal di Jakarta, Bogor, chat mesum dan kali ini soal izin penggunaan lahan untuk pesantren yang dikelolanya.

"Nambah lagi kasus baru! Kemarin baru disomasi aja. Kini udah dilaporkan ke polisi. Tinggal jalanin satu-aatu. 

Sebagai info, Harun Yahya di Turki kena hukuman 1075 tahun lho...," tulis Eko, Sabtu (23/1/2021).

Cuitan Eko pun direspon berbagai komentar pro dan kontra oleh netizen. Berikut rangkuman komentar netizen yang terpantau netralnews.com, Sabtu (23/1/2021)

@Wengker6: Tenang aja, mereka lupa rasa kebatinan masyarakat dan apa itu blessing in disguise, lanjutkan ! 

Btw Kalo masalah Harun Yahya biarin itukan urusan luar negri, lebih baik ngurusin saudaranya yaitu si HARUN MASIKU, tangkap dan penjarakan biar si Hastwo ga mewek lagi 

@Buzzer_Idiologis: Iya bagus Harun Masiku anak buah Madam tidak ditemukan dan Anak Pak Lurah Garap Bansos harusnya laporkan juga sebagai salah HRS supaya sempurna kezholiman rezim anti agama ini 

@frank_kenthir: kayak pandemi covid 19 selalu muncul kasus baru setiap harinya 

@_Galih_K: waduh si big struk di dalam bilik renungan

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati