Netral English Netral Mandarin
13:29 wib
Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri akan digelar pada Rabu (20/1/2021). Polda Metro Jaya menjadwalkan pada Rabu (20/1/2021) gelar perkara terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara ulang tahun Ricardo Gelael yang dihadiri Raffi Ahmad.
Puji HRS Pemimpin Karismatik, Dewi Tantang JK untuk Gunakan Pengaruhnya Intervensi Kasus Hukumnya

Minggu, 13-December-2020 21:50

Dewi Tanjung.
Foto : Twitter
Dewi Tanjung.
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi PDIP Dewi Tanjung menyindir mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang disebut nya sebagai sosok pemuji Habib Rizieq Shihab. Menurut Dewi, JK lah yang membantu kepulangan HRS ke Indonesia. Wanita yang kerap disapa Nyai oleh para followers nya di media sosial Itu Juga menantang JK agar mengeluarkan pengaruhnya sekali lagi untuk mengintervensi aparat hukum.

"Kemana neh Jusuf Kalla yg memuji2 Dan Bela Rizik sihab.

Bukankah JK bilang Rizik Pemimpin Kharismatik bisa isi kekosongan makanya di bantu kepulangan Rizik ke Indonesia.



Keluarkan Pengaruh Mu Pak JK untuk mengintervensi aparat Hukum," tulis Dewi di akun Twitternya, Minggu (13/12/2020).

Sebelumnya, Mantan wakil presiden Jusuf Kalla (JK) pernah memberi pernyataan sikap soal sosok tokoh sentral FPI Habib Rizieq Shihab. Menurut JK, Habib Rizieq merupakan sosok pemimpin yang kharismatik.

Apa maksudnya? Menurut dia, Habib Rizieq dinilai sukses menjelma menjadi tokoh yang punya banyak sekali pengikut. Bahkan dianggap cukup berpengaruh di negeri ini.

Kata JK, pengikut Rizieq yang sangat banyak merupakan salah satu indikasi jika ada yang salah dalam sistem demokrasi Indonesia, dan perlu diperbaiki. Hal itu disampaikan Jusuf Kalla dalam sebuah acara virtual baru-baru ini.

Dalam paparannya, JK nampak memuji-muji Habib Rizieq. Dia juga mengatakan kalau Habib Rizieq muncul karena ada kekosongan kepemimpinan yang mampu menyerap aspirasi masyarakat.

Menurut dia, aspirasi dan unek-unek para pendukung ini tak tertampung dengan baik oleh pemimpin, partai politik atau wakil rakyat yang ada di DPR.

“Ini menurut saya karena ada kekosongan kepemimpinan yang dapat menyerap aspirasi masyarakat secara luas,” kata JK di dalam diskusi bertajuk Partisipasi Masyarakat Sipil dalam Membangun Demokrasi yang Sehat, secara virtual, disitat Kompas TV, Senin 23 November 2020.

“Adanya kekosongan itu, begitu ada pemimpin yang kharismatik, katakanlah kharismatik begitu, ada yang berani memberikan alternatif, maka orang mendukungnya. Ini berarti masalah Habib Rizieq itu menjadi satu indikator bahwa ada proses yang perlu diperbaiki dalam sisi demokrasi kita,” katanya lagi.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sulha Handayani