Netral English Netral Mandarin
02:32wib
Lebih dari 4.300 orang telah meninggal dunia akibat "jamur hitam" di India yang umumnya menyerang pasien-pasien Covid-19. Gojek, Grab, dan ShopeeFood membantah terlibat dalam seruan aksi demo nasinonal Jokowi End Game yang berlangsung hari ini.
Pulihkan Pariwisata, Sandiaga Uno Rangkul Pelaku Industri

Sabtu, 10-Juli-2021 12:55

Mekakukan vaksinasi sebagai upaya bangkitkan pariwisata.
Foto : Kemenkes
Mekakukan vaksinasi sebagai upaya bangkitkan pariwisata.
8

JAKARTA , NETRALNEWS.COM - Melonjaknya kasus covid-19 di seluruh Indonesia dalam beberapa pekan belakangan memicu penghentian total seluruh aktivitas masyarakat.

Kebijakan yang dituangkan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat itu harus dipatuhi sekaligus momen bagi seluruh pihak untuk berkolaborasi.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno usai berdiskusi dengan Presiden Direktur PT Aneka Gas Industri pada Rabu (7/7/2021).

Dalam pertemuan yang digelar secara virtual itu dirinya menyimpulkan sejumlah hal penting.

Di antaranya fakta mengenai tingginya permintaan oksigen untuk kebutuhan medis dalam penanganan kasus covid-19 di seluruh Nusantara.

Sehingga, isu kelangkaan hingga penimbunan oksigen ditegaskan Sandiaga Uno tidak benar.

"Bukan terjadi kelangkaan, tapi terjadi keterbatasan yang bisa dipetakan pada tiga lini yang harus kita perhatikan secara bersama-sama," ungkap Sandiaga Uno dalam siaran persnya, Jumat, (9/2021).

Lini pertama dipaparkannya adalah jumlah produksi oksigen yang jumlahnya kini masih memungkinkan untuk mencukupi kebutuhan oksigen secara nasional.

Alasannya karena adanya keputusan dari sektor industri yang mengalihkan kebutuhan oksigennya untuk kebutuhan medis.

Langkah tersebut katanya sangat bijaksana, mengingat peran serta seluruh pihak sangat dibutuhkan dalam penanganan covid-19 yang kini memasuki tahap yang sangat krusial.

"Tentunya kami harus berterima kasih dan mengapresiasi industri-industri yang mengalihkan kebutuhan dan suplai oksigen industrinya untuk melayani permintaan peningkatan secara signifikan oksigen di bidang medis," ujar Sandiaga Uno.

Bersamaan dengan hal tersebut, Kemenparekraf diungkapkannya akan memberikan dukungan, di antaranya lewat penyediaan lahan penyimpanan tabung oksigen di sejumlah destinasi wisata maupun sentra ekonomi kreatif.

Lahan penyimpanan tersebut katanya akan berada dekat dengan fasilitas kesehatan, sehingga proses distribusi tabung oksigen dapat berjalan dengan optimal.

"Termasuk penyediaan hotel-hotel sebagai fasilitas kesehatan yang dilengkapi dengan tabung-tabung oksigen untuk isolasi bagi pasien Covid-19 bergejala ringan atau sedang," jelas Sandiaga Uno.

"Ini yang akan kami koordinasikan dengan pelaku industri (perhotelan)," tambahnya.

Hal selanjutnya adalah identifikasi dan pengumpulan tabung oksigen yang belum terdistribusi.

Dalam proses identifikasi tersebut pihaknya akan berkolaborasi dengan masyarakat parekraf di seluruh Nusantara.

Mereka yang kini tengah 'berhibernasi' itu dapat diberdayakan untuk membantu penyaluran tabung-tabung oksigen yang kosong, sehingga dapat diisi kembali.

Sejumlah langkah tersebut menurutnya merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sebab, penanganan pandemi covid-19 sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional, termasuk parekraf.

"Itu merupakan langkah konkret yang bisa dilakukan oleh Kemenparekraf berkoordinasi dengan tentunya stakeholders di lingkungan pariwisata dan ekonomi kreatif," tutupnya. 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati