Netral English Netral Mandarin
01:30 wib
Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang dilaporkan melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per Minggu (17/1) pukul 12.00 WIB bertambah 11.287. Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih gelar juara turnamen Yonex Thailand Open 2021 setelah menyingkirkan pasangan tuan rumah.
Rabu Pagi, Harga Emas Alami Kenaikan

Rabu, 30-December-2020 08:20

Harga emas hari ini mengalami kenaikan.
Foto : KBI
Harga emas hari ini mengalami kenaikan.
0

NEW YORK, NETRALNEWS.COM - Emas naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), berbalik menguat dari penurunan sehari sebelumnya, dipicu prospek stimulus tambahan AS yang mendukung daya tarik logam dan menekan dolar, dengan anggota parlemen Washington akan membahas permintaan Presiden Donald Trump untuk bantuan tunai virus corona lebih besar minggu ini.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, naik 2,5 dolar AS atau 0,13 persen menjadi ditutup pada 1.882,90 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (28/12), emas berjangka turun 2,8 dolar AS atau 0,15 persen menjadi 1.880,40 dolar AS.

Pada hari terakhir perdagangan pekan lalu, Kamis (24/12) jelang Hari Natal, emas berjangka naik 5,1 dolar AS atau 0,27 persen menjadi 1.883,20 dolar AS, setelah bertambah 7,8 dolar AS atau 0,42 persen menjadi 1.878,10 dolar AS pada Rabu (23/12).



"Anda sekarang memiliki kepemimpinan di AS yang akan melakukan segala kemungkinan untuk mengalahkan virus - itu berarti penguncian diperpanjang, lebih banyak stimulus dan itu akan memberikan dukungan naik yang kuat untuk emas," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA.

"Investor bersiap untuk gelombang stimulus yang jauh lebih kuat setelah (Presiden terpilih Joe) Biden menjabat dan saya pikir itulah sebabnya perdagangan emas terkendali."

Indeks dolar turun 0,3 persen terhadap mata uang utama saingannya, membuat emas berdenominasi greenback lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.

Saham-saham Eropa ditutup pada level tertinggi 10 bulan, didorong oleh harapan paket stimulus yang lebih besar, sementara Pemimpin Mayoritas Senat AS Mitch McConnell mengatakan pada Selasa (29/12) bahwa senator minggu ini akan membahas seruan Trump untuk peningkatan bantuan langsung tunai COVID-19 dari 600 dolar menjadi 2.000 dolar AS.

"Kami memasuki tahun 2021 dengan sedikit kegelisahan karena kami mendapatkan pasar saham pada level yang lebih tinggi dan (pada) prospek stimulus tambahan terhadap prospek vaksin yang mulai memperbaiki prospek ekonomi ... tetapi secara keseluruhan itu tidak mengurangi selera aset aman emas," kata analis Saxo Bank, Ole Hansen dilansir dari Antara.

Saat 2020 berakhir, emas, sebagai pelindung terhadap inflasi, telah meningkat sekitar 24 persen tahun ini, terutama karena langkah-langkah stimulus yang diluncurkan di seluruh dunia untuk mengurangi kerusakan ekonomi akibat pandemi.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 32,2 sen atau 1,21 persen menjadi ditutup pada 26,217 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 13,5 dolar AS atau 1,29 persen menjadi menetap di 1.062,6 dolar AS per ounce.

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian