Netral English Netral Mandarin
08:29wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Refleksi HUT ke-76 RI, Habib Aboe: Indonesia Harus Merdeka dari Pandemi COVID-19

Selasa, 17-Agustus-2021 22:35

Anggota Komisi III DPR Aboebakar Alhabsyi (Habib Aboe)
Foto : Istimewa
Anggota Komisi III DPR Aboebakar Alhabsyi (Habib Aboe)
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Merefleksikan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Republik Indonesia (RI), Anggota Komisi III DPR Aboebakar Alhabsyi (Habib Aboe) berharap bangsa ini merdeka dari pandemi Covid-19.

"Kita harus merdeka dari pandemi Covid-19, imi adalah refleksi kemerdekaan kita yang ke 76 ini. Jika dulu perjuangan kita merdeka dari penjajahan, saat ini perjuangan kita adalah merdeka dari Pandemi Covid-19," kata Habib Aboe melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa (17/8/2021).

Menurutnya, merdeka dari Covid-19, berarti masyarakat terbebas dari ketakutan yang disebabkan pandemi. Ini berarti rakyat harus menerima informasi yang benar tentang wabah ini.

"Dengan demikian, rakyat akan melaksanakan prokes dengan kesadaran, rakyat akan melakukan vaksinasi karena menganggapnya sebagai kebutuhan," ujar Habib Aboe.

"Rakyat juga tidak boleh dibebani dengan berbagai prosedur tes yang harganya melangit, seperti harga PCR yang terlampau tinggi. Tidaklah masuk akal jika harga sekali tes swab PCR akan menghabiskan gaji seseorang dalam sebulan," jelasnya.

Selain itu, lanjut Habib Aboe, merdeka dari pandemi juga berarti rakyat memiliki jaminan layanan kesehatan yang mumpuni. Tidak kesulitan untuk mendapatkan rumah sakit rujukan atau untuk mendapatkan tabung oksigen.

"Merdeka juga berarti masyarakat yang bisa bertahan hidup di tengah pandemi, bisa memberikan nafkah kepada anak isteri, sehingga bisa mendapatkan kehidupan yang layak," ungkap Sekjen PKS itu.

"Tentu semua itu perlu dilakukan dengan perjuangan serius, seperti seriusnya para pahlawan kemerdekaan yang bercucuran keringat dan darah. Namun itu semua bisa dilakukan jika ada jiwa kepahlawanan, yaitu jiwa berkorban untuk sesama, semangat berkorban untuk nusa dan bangsa," tandasnya.

Lebih jauh, Habib Aboe mengatakan, pada setiap perjuangan memang tak jarang ada pengkhianatan, demikian pula dalam perjuangan kemerdekaan dari pandemi ini. Selalu saja ada pihak yang berkhianat, seperti mereka yang mengkorupsi bantuan untuk pandemi. Ini tentu mengkhianati pancasila, utamanya sila ketuhanan yang Maha Esa. 

"Oleh karenanya dalam masa pandemi ini kita juga perlu menguatkan nilai nilai pancasila. Diantara menguatkan nilai nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan dan nilai persatuan. Dengan demikian kita sebagai bangsa Indonesia akan bisa bersama sama merdeka dari Covid-19," pungkasnya. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli