Netral English Netral Mandarin
15:51wib
Amerika Serikat mengimbau warganya untuk tidak bepergian ke Indonesia karena angka penularan infeksi virus corona (Covid-19) yang dinilai tinggi dan kemungkinan adanya serangan teror. Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di RSD Wisma Atlet mulai mengalami peningkatan pada 3-4 pekan pasca-Lebaran. BOR RS sudah mencapai 75,19 persen.
Refly: Mudah-mudahan Penangkapan Munarman Bukan Pengalihan Isu Kasus 6 Laskar FPI

Rabu, 28-April-2021 20:10

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun
Foto : Istimewa
Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pakar hukum tata negara Refly Harun mengatakan, sebelum Munarman ditangkap Densus 88 Antiteror, sudah ada desas-desus yang menyebutkan adanya upaya 'menteroriskan' eks Sekretaris Umum FPI itu.

Tak hanya Munarman, lanjut Refly, FPI dan Habib Rizieq Shihab (HRS) juga disebutkan menjadi target untuk 'diteroriskan'. Tujuannya, agar membentuk opini publik bahwa langkah pemerintah membubarkan dan melarang aktivitas FPI sudah tepat.

Karenanya, Refly mengatakan bahwa sangat disayangkan jika memang benar penangkapan Munarman itu merupakan implementasi dari desas-desus selama ini.

"Kita tidak tau apa yang terjadi ya, tentu asas praduga tak bersalah," kata Refly dalam video yang diunggah di kanal YouTube-nya, Selasa (27/4/2021).

"Tetapi sungguh menyedihkan ya kalau misalnya desas-desus selama ini yang mengatakan bahwa FPI dan Munarman, Habib Rizieq akan diteroriskan agar kemudian sah-lah melarang FPI misalnya dan lain sebagainya," sambungnya.

Namun demikian, Refly Harun masih menaruh harapan agar penegak hukum berlaku adil dan berlaku benar sesuai dengan tugasnya melindungi dan mengayomi masyarakat, kemudian menjaga keamanan dan ketertiban dan masyarakat lalu juga tugas Kamtibmas.

"Jangan sampai kemudian justru penegak hukum menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Jangan sampai kemudian ada upaya untuk melakukan kriminalisasi, apapun namanya, penterorisan dan lain sebagainya," ucap dia.

"Tapi mudah-mudahan kita tetap berpegang pada dua-duanya, Munarman tetap dilindungi asas praduga tak bersalah, kemudian berharap aparat penegak hukum berlaku adil, berlaku benar, berlaku profesional, berlaku netral," tandas Refly Harun.

Selain itu, mantan komisaris utama PT Pelindo I ini juga berharap penangkapan Munarman bukanlah pengalihan isu dari kasus enam laskar FPI yang ditembak mati aparat di Tol Jakarta-Cikampek pada Desember 2020 lalu.

"Mudah-mudahan ini tidak menjadi sebuah pengalihan isu kasus lainnya yang justru jauh lebih harus diselesaikan yaitu penembakan enam Laskar FPI," pungkas Refly.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror menangkap Munarman di kediamannya di Perumahan Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/4/2021). Pengacara Habib Rizieq itu ditangkap terkait kasus dugaan terorisme.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati