Netral English Netral Mandarin
15:57wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Resmi Polisikan Yahya Waloni, Habib Husin: Kita Harap Segera Ditangkap

Rabu, 28-April-2021 05:57

Ketua Cyber Indonesia, Husin Alwi Shihab (Habib Husin)
Foto : Istimewa
Ketua Cyber Indonesia, Husin Alwi Shihab (Habib Husin)
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Cyber Indonesia, Husin Alwi Shihab (Habib Husin) resmi melaporkan penceramah kontroversial Yahya Waloni ke Bareskrim Polri pada Selasa (27/4/2021).

Hal tersebut disampaikan Habib Husin melalui akun Twitternya, @HusinShihab. Ia mengatakan, Yahya Waloni dilaporkan atas dugaan penistaan agama Kristen dan ujaran kebencian atas nama SARA.

"Per hari ini kita sudah laporkan Yahya Waloni terduga penistaan agama Kristen dan ujaran kebencian atas nama SARA di Bareskrim Polri," cuit @HusinShihab, Selasa malam.

Habib Husin berharap, polisi segera menangkap Yahya Waloni agar penceramah yang menyebar kebencian tidak membuat gaduh di Republik ini.

"Kita juga berharap YW segera ditangkap biar ustad penyebar kebencian macam dia ini gak bikin gaduh di republik ini.Cc: @DivHumas_Polri @CCICPolri," katanya.

Habib Husin juga mengunggah Surat Tanda Terima Laporan dari Bareskrim Polri. Surat tersebut bernomor: STTL/180/IV/2021/BARESKRIM. Adapun Laporan Polisi teregistrasi dengan nomor: LP/B/0287/IV/2021/BARESKRIM tertanggal 27 April 2021.

Dalam surat tersebut, tertulis bahwa pelapor bernama Andreas Benaya Rehiary. Perkara yang dilaporkan adalah kebencian atau permusuhan individu dan/atau antar golongan (SARA). Andreas melaporkan Yahya Waloni dan pemilik akun YouTube Tri Datu.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli