Netral English Netral Mandarin
19:27wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Revitalisasi Pasar Senen Blok VI Terbengkalai, Pengamat Nilai Dirut Pasar Jaya Tak Peka

Kamis, 23-September-2021 15:20

Revitalisasi Pasar Senen Blok VI Terbengkalai
Foto : Istimewa
Revitalisasi Pasar Senen Blok VI Terbengkalai
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pedagang tas, sepatu dan pakaian di lokasi sementara Kawasan Senen, resah. Pasalnya revitalisasi Pasar Senen Blok VI yang dijanjikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tak kunjung dimulai.

Terkait hal tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah menduga Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin tak peka atau tak mampu menerjemahkan kebijakan.

Selain Arief, menurut Trubus juga terjadi kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta.

"Kalau saya melihat salah satu mangkraknya karena tidak mampu menerjemahkan program pak Gubernur," kata Trubus, Kamis (23/9/2021).

Hal itu dikatakan Trubus untuk menanggapi mangkraknya pembangunan Pasar Senen Blok VI karena persoalan perizinan. Trubus bingung dengan alasan itu, karena Anies Baswedan telah melakukan groundbreaking proyek pada 10 Maret 2021 lalu.

"Harusnya kalau sudah groundbreaking tinggal dilaksanakan atau dieksekusilah pembangunannya karena administrasi sudah siap. Tapi kalau memang belum ada perizinan segala, harusnya jangan di-groundbreaking dulu dong," ujar Trubus.

Dia meyakini, program tersebut bukan skala prioritas gubernur karena tidak masuk dalam 28 isu strategis. Hal ini sebagaimana Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 49 tahun 2021 tentang Penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2021-2022 yang ditetapkan Anies pada 4 Agustus 2021 lalu.

Karena itu, dia menilai kegiatan groundbreaking yang dilakukan Maret 2021 silam bernuansa politis dan sekadar memenuhi harapan pedagang. Trubus berharap kepada DPRD DKI Jakarta untuk memindaklanjuti laporan para pedagang, karena mereka di parlemen mewakili rakyat Jakarta.

"Mungkin mangraknya itu karena dua persoalan, yaitu dari sisi cost and benefit (biaya dan keuntungan). Artinya banyak cost-nya tapi benefitnya nggak banyak," ucapnya.

Seperti diketahui, proyek pembangunan Pasar Senen Blok VI, Jakarta Pusat mangrak pada Selasa (21/9/2021). Padahal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat melakukan groundbreaking atau meletakkan batu pertama di pasar tersebut pada 10 Maret 2021 silam atau enam bulan lalu.

Ketua Tim Pedagang Pasar Senen Blok VI Husdin Nainggolan mempertanyakan mangkraknya proyek tersebut. Pasalnya, sekitar 2.200 pedagang di Pasar Senen Blok VI sudah merasa tidak nyaman berdagang di tempat sementara.

"Dengan ini kami mohon kepada pak Gubernur supaya memperhatikan pasar kami," kata Husdin saat ditemui di lokasi pada Selasa (21/9/2021).

Husdin juga menagih janji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyatakan proyek tersebut bakal rampung selama 18 bulan pasca groundbreaking. Namun selama enam bulan berjalan, proyek tak kunjung ada perubahan dan alat berat didiamkan di lokasi.

$Kenyataannya pasar seperti ini, sudah masuk bulan September 2021. Jadi, kami melihatnya bagaimana ini pasar kami ini, sebab pedagang juga sudah resah," ujar Husdin.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP