3
Netral English Netral Mandarin
08:04 wib
Apple dikabarkan akan meluncurkan iPhone 13 dengan opsi penyimpanan hingga 1TB. Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka keran investasi pada industri minuman keras (miras) mengandung alkohol, minuman mengandung alkohol anggur, dan minuman mengandung malt.
RG Kritik Pedas Jokowi, Ruhut: Rocky Masuk RS Jiwa Grogol

Kamis, 18-Februari-2021 10:50

Politikus Ruhut Sitompul
Foto : Istimewa
Politikus Ruhut Sitompul
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi PDI-P, Ruhut Sitompul menanggapi kritikan pengamat Rocky Gerung terhadap Presiden Jokowi terkait wacana revisi UU ITE.

Dalam akun Twitternya, Ruhut mengatakan Rocky masih sakit, dan layak dirawat di Rumah Sakit (RS) Jiwa Grogol.

"Rocky menggrung masih sakit masuk lagi RS Jiwa Grogol MERDEKA," kata Ruhut Sitompul dalam akun Twitternya.

Sebelumnya dalam video YouTube-nya, Rocky Gerung mengomentari pernyataan Presiden Jokowi yang akan meminta DPR merevisi UU ITE apabila dianggap tidak bisa memihak keadilan.

Rocky Gerung mengatakan, UU ITE hanya merupakan alat kontrol terhadap oposisi. Jadi menurut dia pemerintah seharusnya terlebih dahulu memulihkan hak oposisi.

Hal itu yang kemudian mendasari Rocky Gerung menyebut bukan UU ITE yang seharusnya direvisi, tetapi cara berpikir Presiden Jokowi dan pemerintah secara keseluruhan.

"Dalam politik, Presiden Jokowi harus memperbaiki cara dia melangkah. Bukan dengan cara menyeponsori dinasti, Omnibus Law, korupsi di lingkaran dalam. Itu yang mesti diperbaiki, bukan sekadar ucapin UU ITE lalu semua simsalabim selesai," kata Rocky.

Hersubeno Arief lalu bertanya apakah Rocky Gerung tidak melihat adanya semacam iktikad baik dari pemerintah, mengingat belum lama ini Presiden Jokowi meminta warga untuk lebih aktif mengkritik pemerintah.

Namun, Rocky Gerung tampak tak sepakat. Pasalnya, hal semacam itu baru bisa dicapai apabila Presiden dan kekuasaan mengerti apa itu demokrasi. Sampai-sampai, dia menyebut bukan UU ITE lah yang seharusnya direvisi, tetapi cara berpikir orang-orang di pucuk kekuasaan.

"Tapi kalau kekuasaan gak paham demokrasi percuma. Karena intelijen akan cari cara supaya memuaskan keinginan presiden agar opisisi tidak ada," tutur Rocky Gerung.

"Presiden harus datang dengan pidato baru bahwa saya bersalah selama ini karena menganggap oposisi buruk. Oleh sebab itu saya revisi cara berpikir, bukan UU yang direvisi," tegasnya.

Menyoal keberadaan UU ITE, menurut dia yang harus dilakukan sekarang ini adalah menganggap keberadan oposisi karena bagian dari demokrasi. Namun dalam hal ini, Rocky Gerung agaknya menyangsikan pengetahuan Presiden Jokowi dan jajarannya terkait demokrasi.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Nazaruli