3
Netral English Netral Mandarin
00:24 wib
Kementerian Lingkungan Hidup mengungkap ada peningkatan titik panas yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan di beberapa provinsi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan kegiatan sekolah tatap muka bisa dilakukan pada semester kedua tahun ini, atau tepatnya pada Juli 2021 mendatang.
RG Ucapkan Selamat ke Jokowi karena Tak Ditipu Guru Besar USU yang Diduga Rasis pada Pigai

Rabu, 27-January-2021 12:00

Pengamat Politik Rocky Gerung
Foto : Istimewa
Pengamat Politik Rocky Gerung
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Pengamat Politik Rocky Gerung (RG) menyampaikan ucapan selamat pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena berhasil tidak terkena tipuan dari Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Yusuf L Henuk. Pasalnya menurut Rocky, Prof Yusuf pernah mengemis−ngemis jabatan di Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ucapan itu disampaikan Rocky, karena Prof Yusuf diduga telah melakukan tindakan rasis. Tindakan rasis telah dilakukan Prof Yusuf pada Aktivis Kemanusiaan, yang juga Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai.

Saat ini publik melihat reputasi dari Prof Yusuf dan baru dimengerti, dia tidak dipanggil Presiden Jokowi menjadi menterinya. Salah satu reputasi yang terlihat adalah Prof Yusuf memiliki kelakuan yang jauh di bawah keprofesionalannya.  

“Jadi Pak Jokowi punya feeling, ini orang akan ditangkap Bareskrim nih. Jadi kita ucapkan dulu selamat kepada Jokowi yang berhasil untuk tidak ditipu,” ujar Rocky, dikutip dari pernyataan di kanal Youtubenya, Rabu (27/1/2021).

                                                                                   Berikut unggahan Prof Yusuf di Media Sosial Twitter yang dianggap melakukan tindakan rasis pada Pigai:

Pace @NataliusPigai2 beta mau suruh ko pergi ke cermin lalu coba bertanya pada diri ko: Memangnya @NataliusPigai2 punya kapasitas di negeri ini? Pasti ko beranai buktikan ke @edo751945 & membantah pernyataan @ruhutsitompul yang tentu dapat dianggap salah,” cuit Prof Yusuf pada jejak digitalnya.  

Tidak hanya itu, Prof Yusuf juga menyertakan adanya foto monyet yang sedang berkaca pada cuitannya tersebut. Foto monyet berkaca bertuliskan: “memangnya pigai punya kapasitas di negeri ini?”.

Tindakan Prof Yusuf mencuat, setelah kasus yang menimpa Ketua Umum Projamin Ambroncius Nababan. Ambroncius melakukan tindakan rasisme karena mengunggah foto Pigai dan disandingkan dengan foto Gorila, sambil menyindir soal vaksin.

Menurut Rocky seharusnya sebagai Guru Besar USU, Prof Yusuf paham etika bermasyarakat. Harapannya ketika tahu Ambroncius Nababan berurusan dengan pihak Kepolisian, Prof Yusuf datang menyerahkan diri pada pihak berwajib.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati