Netral English Netral Mandarin
20:08wib
Tersangka kasus dugaan penistaan agama, Yahya Waloni menyampaikan permintaan maaf kepada publik, khususnya kalangan Nasrani. Para peneliti menemukan sebuah parasit malaria yang kebal obat di Uganda.
RI-China Makin 'Mesra', Rupiah Digunakan di Sana, DS Sebut AS Bakal Ngamuk dan Kadrun Makin Beringas

Kamis, 09-September-2021 07:45

Ilustrasi mata uang yang digunakan di China
Foto : Liputan6.com
Ilustrasi mata uang yang digunakan di China
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mata uang rupiah dan yuan resmi akan digunakan dalam transaksi bilateral Indonesia dan China. Ini menandari hubungan RI dan China semakin “mesra”.

Namun menurut Denny Siregar, kabar tersebut bisa membuat Amerika Serikat ngamuk. Denny Siregar juga sebut  kaum “kadrun”   bakal makin beringas.

“Melawan monopoli dollar dalam transaksi internasional. Amerika bisa ngamuk lagi neh. Pasukan kadrunnya semakin beringas..,” kata Denny Siregar, Kamis 9 September 2021.

Untuk diketahui, Indonesia dan China mulai hari ini resmi menggunakan mata uang lokal (Local Currency Settlement/LCS) dalam melakukan transaksi bilateral. Penggunaan mata uang lokal rupiah dan yuan tersebut merupakan bagian dari implementasi kerjasama yang ditandatangani oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo dengan Gubernur People's Bank of China (PBC), Yi Gang pada 30 September 2020. 

BI dalam keterangannya mengatakan, implementasi kerjasama tersebut bagian dari upaya Bank Indonesia untuk mendorong penggunaan mata uang lokal yang lebih luas dengan berbagai negara mitra. 

"Perluasan penggunaan LCS ini diharapkan dapat mendukung stabilitas rupiah melalui dampaknya terhadap pengurangan ketergantungan pada mata uang tertentu di pasar valuta asing domestik," tulisnya seperti dilansir CNBC Indonesia.  

Keuntungan yang didapat Penggunaan mata uang lokal atau LCS dinilai memiliki banyak manfaat kepada para pelaku usaha. 

Adapun keuntungan yang dimaksud di antaranya adalah biaya konversi transaksi dalam valuta asing yang lebih efisien, tersedianya alternatif pembiayaan perdagangan dan investasi langsung dalam mata uang lokal, tersedianya alternatif instrumen lindung nilai dalam mata uang lokal, dan diversifikasi eksposur mata uang yang digunakan dalam penyelesaian transaksi luar negeri. 

Sementara itu untuk menunjang operasional LCS, BI dan PBC telah menunjuk sejumlah bank di negara masing-masing untuk berperan sebagai Appointed Cross Currency Dealer (ACCD).  

Berikut ini daftar bank yang ditetapkan sebagai ACCD di Indonesia: 

P.T. Bank Central Asia, Tbk 

Bank of China (Hongkong), Ltd 

P.T. Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk 

P.T. Bank Danamon Indonesia, Tbk 

P.T. Bank ICBC Indonesia P.T. Bank Mandiri (Persero), Tbk 

P.T. Bank Maybank Indonesia, Tbk 

P.T. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk 

P.T. Bank OCBC NISP, Tbk P.T. Bank Permata, Tbk 

P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk 

P.T. Bank UOB Indonesia   

Bank-bank yang ditetapkan sebagai ACCD di Tiongkok adalah: 

Agriculture Bank of China 

Bank of China 

Bank of Ningbo 

Bank Mandiri Shanghai Branch 

China Construction Bank 

Industrial and Commercial Bank of China 

Maybank Shanghai Branch 

United Overseas Bank (China) Limited

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati