Netral English Netral Mandarin
21:16wib
Sekretaris Jenderal Majelis Pimpinan Nasional Pemuda Pancasila (PP) Arif Rahman mengatakan pihaknya tidak pernah didatangi oleh Kapolda atau Kapolres yang baru dilantik di daerah. Baca artikel CNN In Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Ahmad Riza Patria memastikan tidak akan menghadiri kegiatan Reuni 212.
RI Juara Piala Thomas, Puan: Kebanggaan yang Luar Biasa, Saya Salut Bulutangkis RI Bangkit Justru Saat Pandemi

Senin, 18-Oktober-2021 23:40

Ketua DPR Puan Maharani.
Foto : dpr.go.id
Ketua DPR Puan Maharani.
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih dan ofisial bulutangkis Indonesia yang sukses merebut Piala Thomas untuk ke-14 kalinya, sejak terakhir menjuarai ajang ini pada 2002.

Puan mengatakan, keberhasilan tim putra Indonesia menjuarai Piala Thomas setelah sebelumnya ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas di ajang Olimpiade 2020, merupakan momen kebangkitan bulutangkis Indonesia.

"Beberapa waktu lalu, tim ganda putri bulutangkis berhasil memperoleh emas Olimpiade pertama sepanjang sejarah Indonesia. Saat ini trofi Thomas Cup juga bisa kembali setelah 19 tahun lalu. Tahun ini betul-betul momen kebangkitan bulu tangkis Indonesia," kata Puan dalam keterangannya, Senin (18/10/2021).

Puan merasa senang karena Indonesia bisa merebut kemenangan dari China yang hampir dalam dua dekade terakhir, mendominasi juara Thomas Cup. Ia menyebut, kerja keras tim Thomas Indonesia pun berhasil menggagalkan China menjadi juara bertahan di turnamen bulu tangkis bergengsi tersebut.

"Saat ini posisi Indonesia atas China di Thomas Cup semakin tinggi, Indonesia sudah memiliki 14 titel juara, sementara China 10 gelar juara. Sungguh kebanggaan luar biasa dan saya salut karena bulutangkis Indonesia bangkit justru saat pandemi Covid-19," ungkapnya.

Puan bersyukur walaupun Bendera Merah Putih tidak bisa dikibarkan dalam upacara pemberian trofi di Piala Thomas karena Indonesia dijatuhi sanksi oleh Badan Antidoping Dunia atau World Anti Doping Agency (WADA), namun hal tersebut tidak mengurangi tim Merah Putih untuk memberikan yang terbaik untuk bangsa.

"Saat para atlet, pelatih, ofisial dan seluruh masyarakat Indonesia ikut beryanyi lagu Indonesia Raya dengan khidmat sambil tangan kanan di dada, sesungguhnya Bendera Merah Putih telah ‘berkibar’ di dada kita semua," ujar Ketua DPP PDIP itu.

Mengenai sanksi dari WADA, Puan Maharani berharap pemerintah beserta instansi terkait segera menyelesaikan persoalan dengan WADA karena Indonesia tidak bisa menjadi tuan rumah kejuaraan olahraga tingkat regional hingga dunia selama sanksi masih ada.

Menurutnya, persoalan dengan WADA akan mempengaruhi nama baik Indonesia dalam bidang olahraga, apalagi tim Indonesia tidak boleh membawa nama dan mengibarkan bendera negara dalam kejuaraan regional, kontinental, dan dunia, kecuali Olimpiade.

Selain itu, mantan Menko PMK ini juga meminta agar bulutangkis mendapat perhatian lebih dari pemerintah, dari sisi pembinaan dan anggaran karena menjadi salah satu cabang olahraga yang sangat berpotensi menyumbangkan banyak prestasi untuk Indonesia.

Sebelumnya, tim bulutangkis Indonesia berhasil menjuarai Piala Thomas 2020 setelah mengalahkan China 3-0 pada laga final yang digelar di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021).

Kemenangan 3-0 atas China itu dipersembahkan oleh tunggal pertama Anthony Sinisuka Ginting yang mengalahkan Lu Guang Zu dengan skor 18-21, 21-14, dan 21-16.

Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto memperlebar keunggulan tim Merah Putih setelah mengalahkan He Ji Ting/Zhou Hao Dong, 21-12 dan 21-19.

Kemenangan Indonesia atas China dikunci Jonatan Christie yang berhasil menundukkan Li Shi Feng dengan skor 21-14, 18-21, dan 21-14.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan HP

Berita Terkait

Berita Rekomendasi