Netral English Netral Mandarin
22:15wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
RI Turun Kelas Jadi Negara Lower Middle Income, Anggota DPR: Ini Tantangan untuk Kita

Selasa, 13-Juli-2021 21:00

Anggota Komisi XI DPR, Puteri Anetta Komarudin.
Foto : DPR.goid
Anggota Komisi XI DPR, Puteri Anetta Komarudin.
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anggota Komisi XI DPR, Puteri Anetta Komarudin mengomentari penurunan status Indonesia dari kategori negara berpenghasilan menengah ke atas (upper middle income) menjadi negara berpenghasilan menengah ke bawah (lower middle income) berdasarkan laporan Bank Dunia atau World Bank baru- baru ini.

Menurut Putri, perubahan status tersebut memang menjadi konsekuensi atas dampak pandemi yang memukul perekonomian Indonesia. Sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah untuk bisa mengembalikan posisi Indonesia di Bank Dunia.

Diketahui, dalam laporan Bank Dunia yang diperbarui setiap 1 Juli, penurunan kelas terjadi seiring dengan menurunnya pendapatan nasional bruto (GNI) per kapita pada tahun 2020. Tahun lalu, pendapatan per kapita Indonesia sebesar 3.870 dollar AS, turun dari tahun 2019 yang sebesar 4.050 dollar AS.

"Penurunan status Indonesia lantaran dampak pandemi Covid-19 yang memukul penghasilan masyarakat. Tentu saja dalam jangka panjang, hal ini juga menjadi tantangan tersendiri untuk kita bisa keluar dari middle income trap," kata Puteri kepada wartawan, Selasa (13/7/2021).

Kendati demikian, Putri berharap status lower middle income yang disematkan ke Indonesia ini dapat bersifat sementara. Sehingga jika pertumbuhan Indonesia bangkit maka bisa cepat kembali ke jalur semestinya.

Lebih lanjut, politikus muda Golkar ini juga  menuturkan kunci untuk kebangkitan ekonomi terjadi jika pandemi Covid-19 di Indonesia dapat dikendalikan. "Karena begitu pandemi terkendali, kita dapat menjaga pergerakan ekonomi," ujarnya.

Bersamaan dengan itu, Puteri menyebut pemerintah juga perlu fokus untuk mendorong transformasi secara fundamental dengan memperbaiki produktivitas, daya saing, dan kualitas sumber daya manusia.

"Sehingga, langkah-langkah penguatan ini harapannya dapat membangun perekonomian kita yang lebih berdaya tahan dan berkelanjutan," pungkas putri mantan Ketua DPR Ade Komarudin itu.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati