Netral English Netral Mandarin
00:54wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Rifat Sebut Sirkuit Mandalika Bakal jadi Magnet Pariwisata

Senin, 23-Agustus-2021 12:10

Rifat Sebut Sirkuit Mandalika Bakal jadi Magnet Pariwisata
Foto : IMI.
Rifat Sebut Sirkuit Mandalika Bakal jadi Magnet Pariwisata
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Publik figur yang juga merupakan mantan pereli nasional Rifat Sungkar menilai bahwa keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika akan memaksimalkan dua potensi besar yang dimiliki Indonesia, yakni wisata bahari dan otomotif.

Rifat mengatakan dua potensi tersebut berpeluang besar menarik minat wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, untuk datang ke destinasi wisata di Lombok, Nusa Tenggara Barat itu.

Wisata bahari yang terdapat di KEK Mandalika dinilai memiliki pesona yang memukau, baik pantai maupun keindahan bawah lautnya, seperti yang terdapat di Pantai Kuta dan Tanjung Aan.

Sementara keberadaan Sirkuit Mandalika, kata dia, tidak dapat dipungkiri akan menjadi magnet besar penarik para pelancong. Rifat mengatakan Indonesia memiliki peminat otomotif yang luar biasa.

"Indonesia Itu jualan motor tertinggi di dunia. Jadi sebenarnya adanya pemanfaatan popularitas itu adalah hal yang baik sebagai pancingan Mandalika untuk menarik penggemar motor untuk datang ke situ," ucap suami aktris Sissy Priscillia itu.

Selain itu, perhelatan balap Internasional seperti World Superbike dan MotoGP yang akan berlangsung di sirkuit sepanjang 4,31 km itu juga diprediksi akan menyedot minat wisatawan asing untuk datang.

"Jadi ini adalah suatu langkah jeli sebetulnya untuk destinasi pariwisata baru," ucap Rifat, Minggu, (22/8/2021).

Dalam kesempatan itu, Rifat juga menyampaikan pentingnya kesiapan infrastruktur pendukung di kawasan tersebut, seperti akses transportasi dan penginapan untuk memberikan kenyamanan serta kemudahan bagi wisatawan.

Rifat menilai keberadaan KEK Mandalika merupakan kemajuan bagi dunia pariwisata dan otomotif di Indonesia. Menurut dia, gelaran ini akan mengangkat reputasi Indonesia di mata dunia.

Rifat pun mengajak masyarakat untuk terus mendukung pengembangan KEK Mandalika menjadi destinasi wisata dunia baru yang menjanjikan.

"Jadi jangan ragu-ragu untuk menikmati sajian baru Indonesia untuk dunia otomotif yang lebih baik dan juga sarana pariwisata yang berbeda dengan yang sudah ada sebelumnya," pungkas Rifat. 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Wahyu Praditya P