Netral English Netral Mandarin
05:23wib
Menkes Singapura meminta pasien Covid-19 yang masih muda dan telah mendapatkan vaksin penuh untuk dirawat di rumah mengingat kapasitas unit gawat darurat hampir penuh. KPK menjadwalkan pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, hari ini.
Rizieq Divonis Denda Rp 20 Juta, Hakim: Terdakwa Tokoh Agama yang Dikagumi Umat...

Kamis, 27-Mei-2021 17:40

Rizieq Shihab
Foto : Istimewa
Rizieq Shihab
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) memvonis terdakwa Habib Rizieq Shihab (HRS) berupa hukuman denda Rp 20 juta dalam kasus kerumunan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Majelis hakim menyatakan, Rizieq terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana yang melanggar kekarantinaan kesehatan sebagaimana diatur dalam Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018.

"Menyatakan terdakwa Habib Muhammad Rizieq Shihab telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan," kata Hakim Ketua Suparman Nyompa saat membacakan amar putusan di PN Jaktim, Kamis (27/5/2021).

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana denda sejumlah Rp 20 juta, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar maka diganti denda pidana kurungan selama 5 bulan," ujar Suparman.

Vonis hakim ini lebih rendah dibanding tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum yang meminta Rizieq dihukum pidana penjara selama 10 bulan dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.

Dalam pertimbangannya, hakim menyebut bahwa hal yang memberatkan terdakwa yakni Habib Rizieq sama sekali tidak mendukung program pemerintah dalam upaya mencegah penularan Covid-19.

Sementara untuk hal-hal yang meringankan terdakwa, hakim menilai Rizieq menepati janjinya mencegah massa simpatisan untuk tidak datang saat pemeriksaan perkara sehingga memudahkan petugas aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan lancarnya persidangan.

Selain itu, Rizieq juga disebut sebagai tokoh agama yang dikagumi umat sehingga diharapkan bisa memberikan edukasi kepada umat agar mematuhi aturan yang dibuat pemerintah.

"Terdakwa adalah tokoh agama yang dikagumi umat sehingga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada umat di kemudian hari untuk patuh pada aturan pemerintah demi kemashlahatan masyarakat," ungkap hakim.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P