Netral English Netral Mandarin
03:26wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Rizky Billar dan Lesty Kejora Nikah di Bulan Suro, Langgar Pantangan dan Akan Berakibat Fatal?

Rabu, 25-Agustus-2021 11:34

Lesty dan Rizky menikah di bulan Suro.
Foto : Instagram
Lesty dan Rizky menikah di bulan Suro.
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Peramal Denny Darko menyebut, Artis Rizky Billar dan Pedangdut Lesty Kejora menikah di Bulan Suro. Bulan Suro sendiri merupakan bulan pertama dalam penanggalan Jawa, salah satu perayaan keagamaan pada bulan pertama penanggalan Islam. 

Biasanya di Bulan Suro sebaiknya tidak diadakan pernikahan karena dipercaya akan berakibat fatal. Mereka yang menikah di bulan ini usianya tidak akan panjang, perceraian akan terjadi dan hidup dirundung musibah, serta tidak akan pernah bahagia. Mitos atau fakta?. 

“Dikatakan menikah di Bulan Suro sial hanya isapan jempol, mitos belaka. Yakin akan baik-baik saja. Kalaupun ada masalah, bukan karena faktor luar, lebih ke mereka sendiri dan ini berlaku pada semua orang,” ujar Ahli Tarot, Denny Darko, dikutip dari tayangan Youtubenya, Rabu (24/8/2021). 

Denny Darko memberikan masukkan agar Billar dan Lesty bisa menyelami satu sama lain, karena perkenalan waktu yang singkat antara mereka berdua sebelum menikah. Rasanya terlalu cepat, tetapi tidak dipungkiri tidak ada suatu hal yang mustahil. 

“Pertanda dari kehebatan ilahi. Bayangan manusia mereka tidak bisa bersama, tetapi mereka bisa berjumpa, dekat dan menikah. Diharap bawa rezeki dan tidak membawa sial,” ujar dia. 

Denny Darko juga memastikan bahwa hubungan keduanya akan baik-baik saja terlebih bila tahun ini dikaruniai anak. Hal itu bisa membuat hubungan Billar dan Lesty semakin langgeng, cinta dan selalu bersama hingga akhir hayat. 

Lebih lanjut Denny Darko akui bahwa banyak pasangan yang menghindari Bulan Suro sebagai hari pernikahan, karena memang dipercaya akan dilandanya musibah. Tetapi disadari bahwa jaman sekarang semua hal harus masuk logika. Tidak mudah orang akan percaya tanpa ada alasan tertentu yang pasti. 

“Memamg orang-orang dulu berpikir gitu. Tapi sekarang jaman sudah beda dan ini tidak sepenuhnya benar,” kata Denny Darko. 

Diketahuinya, ini adalah sebuah adat, masa di mana sebelum Islam masuk ke Arab dan ada kebiasaan tidak melakukan hal-hal yang dianggap penting. Misalnya saja saat itu seperti tidak mendirikan rumah dan tidak membuka usaha. 

“Apakah Akan dianut selama-lamanya? Ya ini kembali ke kepercayaan orang. Tetapi saya bukan tipikal percaya dengan hal itu,” kata Denny Darko. 

Dikatakan juga bahwa suatu waktu, priyai, bangsawan, orang awam boleh menikah di Bulan Suro. Tetapi pernikahan dilarang di kalangan orang awam. Hal inilah yang dianggap sebagai sekedar taktik atau gimik penguasa karena tidak mau disamakan dengan rakyat. 

“Mereka boleh pesta, rakyat engga. Ada ajaran juga yang percaya seperti itu. Termasuk berpergian jauh, membangun rumah usaha, tidak dilakukan di bulan ini,” kata dia. 

Menurutnya hal ini tidak masuk akal untuk saat ini. Di mana saat ini ada kesetaraan, semua bisa saling mengetahui satu sama lain. Seperti Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bisa diakses di Instagram. 

“Sudah tidak relevan dan tidak cocok. Kepercayaan raja diturunkan dan dia harus berkuasa, akhirnya sekarang raja adalah simbol dan kekuasaan demokrasi, rakyat yang lebih banyak,” kata dia. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani