Netral English Netral Mandarin
05:02wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Rocky Gerung: Novel Sudah Mengorbankan Matanya, Sekarang KPK Membutakan Matanya Sendiri

Kamis, 06-Mei-2021 22:20

Ilustrasi KPK
Foto : Istimewa
Ilustrasi KPK
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengamat politik Rocky Gerung mengungkapkan sebuah pengorbanan yang dilakukan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Bahkan dia harus merelakan matanya hilang supaya negeri ini tidak buta terhadap korupsi. Sekarang KPK membutakan matanya sendiri. Jadi siapa lagi yang bisa memandang secara tajam tempat persembunyian para koruptor ini?" terangnya seperti dikutip lewat kanal YouTube miliknya, Kamis (6/5/2021).

Rocky menambahkan kalau sekarang ini terkait tes wawasan kebangsaan ini menjadi momen Kedunguan kekuasaan.

"Sekarang orang yang sangat peka dan punya pengetahuan rata-rata tentang korupsi itu disingkirkan. Inilah monumen dari kedunguan seperti yang saya sebutkan tadi. Jadi dia, KPK itu membunuh dirinya sendiri dengan kedunguan atau dibunuh dengan kedunguan. Kedunguan siapa? Ya kedunguan kekuasaan," katanya.

Rocky menegaskan selalu ada semacam persembunyian dari kekuasaan yang seolah-olah hendak diselundupkan supaya tak terlihat dengan mengatakan bahwa 'ya itu kan melalui prosedur.'

"Prosedur apaan? Novel Baswedan berkali-kali udah ada di situ, apa lagi yang mesti dipertanyakan dengan Novel? Apa dia kurang setia pada NKRI? Apa dia kurang mampu mengintai, mengintip, dan membekuk koruptor? Jadi nggak jelas ini," tegas Rocky Gerung.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Wahyu Praditya P