Netral English Netral Mandarin
22:25wib
Ahli patologi klinis Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Tonang Dwi Ardyanto menduga bahwa varian Omicron sudah masuk Indonesia. Sebanyak 10.000 buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di tiga tempat, yakni Istana Kepresidenan, Mahkamah Konstitusi, dan Balai Kota DKI Jakarta, hari ini.
Roket NURI Buatan Dalam Negeri Siap Diluncurkan Korsel Kamis Petang Ini

Kamis, 21-Oktober-2021 11:30

Roket NURI akan diluncurkan dari Pusat Antariksa Korea Selatan, Naro.
Foto : kari.re.kr
Roket NURI akan diluncurkan dari Pusat Antariksa Korea Selatan, Naro.
9

GOHEUNG, KORSEL, NETRALNEWS,COM - Korea Selatan siap melakukan uji peluncuran pertama roket buatan dalam negeri ke luar angkasa pada Kamis (21/10) sebagai langkah besar untuk memulai program luar angkasa negara itu.

Roket KSLV-II NURI tiga tahap yang dihiasi dengan bendera Korea Selatan berdiri di landasan peluncurannya di Pusat Antariksa Korea Selatan, Naro.

Peluncuran Roket KSLV-II NURI itu dijadwalkan pada pukul 16.00 waktu setempat.

Roket NURI, atau "dunia", dirancang untuk menempatkan muatan 1,5 ton ke orbit pada ketinggian 600 km hingga 800 km (373 mil-497 mil) di atas Bumi.

Korea Selatan (Korsel) berencana meluncurkan satelit pengawasan, navigasi, dan komunikasi, serta satelit bulan.

Roket seberat 200 ton itu dipindahkan ke landasan peluncurannya pada Rabu (20/10) dan diangkat ke posisinya.

"Semua persiapan dan pemeriksaan telah dilakukan," kata Kementerian Sains dan Teknologi Korea Selatan dalam pernyataan, seperti dilansir Antara dari Reuters.

Peluncuran luar angkasa telah lama menjadi isu sensitif di Semenanjung Korea. Di kawasan itu, Korea Utara menghadapi sanksi atas program rudal balistik bersenjata nuklirnya.

Korea Selatan berencana untuk meluncurkan berbagai satelit militer pada masa depan, tetapi para pejabat menyangkal bahwa NURI dapat berfungsi sebagai senjata.

Sebelumnya pada 2013, roket Korea Selatan yang dikembangkan bersama dengan Rusia diluncurkan setelah melalui beberapa kali penundaan dan serangkaian uji coba.

Adanya kendaraan peluncuran roket sendiri memberikan Korea Selatan fleksibilitas untuk menentukan jenis muatan dan jadwal peluncuran, serta melindungi muatan "rahasia" seperti satelit mata-mata, kata para pejabat kepada Reuters.

 

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP

Berita Terkait

Berita Rekomendasi