Netral English Netral Mandarin
15:26wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 optimistis target capaian program vaksinasi virus corona di Indonesia akan rampung sesuai target awal pemerintah yakni pada Desember 2021. Kasus COVID-19 meningkat drastis selama seminggu terakhir. Rumah sakit hingga Wisma Atlet melaporkan bed occupancy rate yang terus meningkat.
Roy Suryo Desak Polisi Segera Tangkap Eko Kuntadhi, Mustofa: Saya sih Pesimis

Rabu, 09-Juni-2021 09:58

Mustofa Nahrawardaya
Foto : Twitter/Mustofa Nahrawardaya
Mustofa Nahrawardaya
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Menpora Roy Suryo mendesak agar polisi menangkap Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray segera ditangkap. 

"Saya banyak sekali ditanya, "Benarkah statemen (soal "Tangkap EK & MP) tsb?" Loud & Clear: BENAR 1000%. Terbukti (& Alat bukti sdh di Penyidik) selain mereka berusaha Menghilangkan Jejak Digital, Ada juga Upaya "Persekutuan Jahat" antara MP ke LA dlm Komen Instagramnya.AMBYAR!" cuit Roy Surya.

Pernyataan tersebut  mendatangkan tanggapan dari politikus Mustofa Nahrawardaya yang menyebut pesimis Eko Kuntadhi bakal ditangkap. 

“Saya sih pesimis,” kata Mustofa, dinukil NNC, 9 Juni 2021.

Untuk diketahui, Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo meminta dua pegiat media sosial, yaitu Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray, ditangkap.

Menanggapi permintaan Roy Suryo itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, semua ada mekanisme dan tahapannya.

Kepada Roy Suryo Polda Metro Jaya mengingatkan bahwa ada mekanisme yang harus diikuti bagi kepolisian jika ingin menangkap seseorang.

"Ya kan ada mekanisme," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (8/6/2021).

Sebelumnya Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo meminta agar kepolisian menangkap dua pegiat media sosial Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray.

Yusri mengatakan, sebelum dilakukan penangkapan penyidik harus terlebih dulu melakukan penyelidikan.

"Penyelidikan dulu yang kita lakukan," tambahnya seperti dilansir Tribunnews.

Proses penyelidikan itu dilakukan dengan pertama memeriksa terlapor, kemudian pelapor, lalu saksi-saksi dan saksi ahli serta mengumpulkan dan memeriksa alat bukti yang ada.

Setelah semua aspek di atas terpenuhi, pihak penyidik akan melakukan gelar perkara.

Jika ditemukan unsur pidana, maka kasus akan dinaikkan ke tahap penyidikan.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Wahyu Praditya P