Netral English Netral Mandarin
19:55wib
Tersangka kasus dugaan penistaan agama, Yahya Waloni menyampaikan permintaan maaf kepada publik, khususnya kalangan Nasrani. Para peneliti menemukan sebuah parasit malaria yang kebal obat di Uganda.
Rugi Rasa Untung

Jumat, 25-Juni-2021 09:00

Dedi Mahardi, Author dan Inspirator
Foto : Istimewa
Dedi Mahardi, Author dan Inspirator
16

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Apakah beberapa fenomena terbalik yang terjadi di tengah masyarakat bangsa ini atau mungkin juga di tengah masyarakat dunia adalah pertanda bahwa kiamat sudah dekat ? 

Wallahu a’lam bishawab hanya Allah pencipta langit dan bumi yang tahu persis. 

Banyak hal atau kasus yang dulunya tidak pernah terjadi sekarang mulai bermunculan, seperti orang berkendaraan melawan arus, orang kaya yang masih serakah atau orang-orang yang bangga melakukan kesalahan atau keburukan. 

Sebagian orang tidak peduli lagi dengan halal atau haram, malah muncul anekdot “mendapatkan yang haram saja susah apalagi yang halal”. 

Semua yang akan merugikan umat kelak di akhirat ketika ditimbang amal kebaikan dan keburukannya tidak lagi menjadi patokan atau pijakkan seseorang dalam bertindak dan bersikap. 

Baca Juga :

Jika untung rasa rugi tidak masalah karena dengan begitu orang akan terus berbuat baik atau positif dan berusaha untung lebih banyak sehingga baru terasa beruntung.  

Yang repot rugi terasa untung ini, sehingga senang dan mungkin berfoya-foya dengan yang dia rasa untung tersebut padalah modal atau pokok yang dimakan sampai akhirnya bangkrut.

Baca Juga :

Seiring dengan fenomena terbalik yang terjadi di tengah masyarakat tersebut muncul pula fenomena matahari terbit dari utara, walaupun sudah dijelaskan oleh BMKG itu adalah fenomena biasa. 

Kita jadi ingat hadist bahwa salah satu tanda-tanda kiamat adalah matahari terbit dari Barat, bukan seperti biasa terbit dari Timur.

"Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga matahari terbit dari sebelah Barat. Maka, apabila matahari terbit dari sebelah Barat, lalu manusiapun akan beriman seluruhnya. Akan tetapi, kelakuan yang demikian itu di saat tidak berguna lagi keimanan seseorang yang belum pernah beriman sebelum beriman setelah kejadian tersebut atau memang berbuat kebaikan dengan keimanan yang sudah dimilikinya itu." (HR. Bukhari, Muslim dan Abu Dawud).

Apa saja rugi rasa untung tersebut ?

1. Masa bodo atau apatis, padahal hasil penelitian salah satu kunci sukses adalah komunikasi dan networking. Komunikasi dan networking hanya bisa dibangun dengan responsif dan peduli. 

Ada orang yang masa bodo menghalangi jalan orang lain padahal memberi jalan orang lain adalah sebuah perbuatan baik.

2. Bangga tidak beradab dan beretika, seperti menyerobot antrian, membuang sampah disembarang tempat dan lain sebagainya. 

Padahal adab dan etika adalah kelebihan kepribadian seseorang.

3. Kebiasaan berbuat salah sehingga lama-lama tidak lagi bisa membedakan mana yang benar dan yang salah, malah jika ada yang mengingatkan justru marah. 

4. Menghalalkan segala cara sehingga akhirnya tidak lagi bisa membedakan mana yang halal dan mana yang haram. Padahal yang haram itu jika bercampur dengan yang halal akan merusak yang halal.

5. Menghina dan mencela lalu merasa lebih mulia atau lebih hebat, padahal perbuatan menghina dan mencela tersebut adalah perbuatan bejat atau perbuatan hina.

6. Mengambil hak orang lain lalu merasa menang, padahal mengambil yang bukan hak tersebut jika tidak diganti atau diminta keikhlasan si pemilik akan menjadi utang kelak di akhirat.

7. Sombong. Dengan kesombongan akan mengurangi nilai-nilai baik atau positif yang dimiliki, misalnya pintar tetapi sombong sehingga mengurangi simpati orang lain. 

Jika yang sombong tersebut tidak memiliki kelebihan makanya jadinya minus atau sombong doang dan kebanyakan memang begitu karena biasanya orang hebat tidak sombong. 

Sebaliknya rendah hati adalah kelebihan yang dapat menambah nilai lebih seseorang sekaligus dapat juga menutupi kekuranganya.  

8. Merugikan orang lain atau merusak milik orang lain karena kecewa atau sakit hati padahal merusak milik orang lain tersebut sama seperti utang yang harus dibayar.

Demikian, semoga ada manfaatnya dan menginspirasi pembaca untuk selalu introspeksi diri sehingga semakin hari semakin lebih baik dan lebih taat kepada Sang Pencipta dan semakin bermanfaat untuk orang lain.

“Semua orang bisa berbuat buruk atau jahat, tetapi orang beriman atau orang baik tidak pernah mau melakukannya"~dm

Jakarta, 24 Juni 2021

Penulis: Dedi Mahardi

Inspirator - Author

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati