Netral English Netral Mandarin
09:35wib
Hingga matchday kedua Euro 2020 (Euro 2021) terdapat satu negara yang sudah dipastikan tersingkir dari ajang sepak bola antarnegara paling bergengsi di Benua Biru yaitu Makedonia Utara. Indonesia sedang didera lonjakan kasus Covid-19 di sebagian besar daerah. Peningkatan kasus ini terlihat dari keterisian tempat tidur di rumah sakit oleh pasien Covid-19.
PSI Dikucilkan DPRD DKI, Ruhut: Rakyat Mendukung Partai yang Berani Katakan Kebenaran

Selasa, 15-December-2020 15:00

Politikus Ruhut Sitompul
Foto : Istimewa
Politikus Ruhut Sitompul
30

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Ruhut Sitompul memberikan dukungan untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang tengah menjadi cibiran di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta.  

"Semakin tinggi pohon semakin kencang angin bertiup diatasnya, itulah PSI maju terusssssss Rakyat Indonesia ️tercinta pasti mendukung Partai Politik yg berani mengatakan kebenaran/kejujuran dlm suasana sedang prihatin pandemi Virus Corona dariKu Kader PDI Perjuangan???? MERDEKA" tulis Ruhut di akun Twitternya, Selasa (15/12/2020).

Sebelumnya, Aksi walk out ramai-ramai terjadi DPRD DKI Jakarta hari ini, Senin (14/12/2020). Seluruh anggota DPRD DKI selain Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meninggalkan ruang rapat paripurna (walk out).

Peristiwa tersebut terjadi saat Fraksi PSI akan buka suara untuk membacakan pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi.

Aksi ini diawali oleh pernyataan kekecewaan yang disampaikan anggota Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Jamaludin.

Ia mempertanyakan apakah pandangan umum fraksi yang akan disampaikan merupakan pernyataan dari DPW PSI Jakarta atau Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta.

Sebab sebelumnya, Fraksi PSI menyetujui rancangan Rencana Kinerja Tahunan (RKT) DPRD DKI. Namun, hal tersebut lalu dibantah oleh DPW PSI.

Oleh karenanya, apabila pandangan umum tersebut tidak disetujui oleh DPW PSI, maka Jamaludin tidak bersedia mendengarkan pandangan umum yang akan dibacakan.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati