Netral English Netral Mandarin
00:32wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Rupiah Akhir Pekan Ini Diprediksi Lanjutkan Pelemahan, Ini Pemicunya

Jumat, 27-Agustus-2021 10:50

Ilustrasi uang rupiah dan dolar AS.
Foto : Istimewa
Ilustrasi uang rupiah dan dolar AS.
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan ini, diprediksi kembali melemah. Pidato Gubernur The Fed Jerome Powell diprediksi mempengaruhi pelemahan tersebut.

Rupiah dibuka melemah 7 poin atau 0,05 persen ke posisi Rp14.425 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.418 per dolar AS.

"Nilai tukar rupiah berpeluang melemah kembali hari ini dengan sentimen penguatan dolar AS menjelang pidato Jerome Powell mengenai kebijakan moneter AS ke depan di acara Jackson Hole malam ini," kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat (27/8/2021).

Ariston menerangkan, pasar kelihatannya berkonsolidasi mengantisipasi kemungkinan Powell akan mengindikasikan tapering dimulai pada akhir tahun ini.

Kebijakan tapering yang mengurangi pembelian aset atau obligasi, lanjutnya, akan mengurangi likuiditas dolar di pasar sehingga bisa mendorong penguatan dolar AS.

"Tapering ini juga nantinya akan berlanjut ke kebijakan kenaikan suku bunga AS yang tentunya akan memicu para pelaku pasar untuk mengkalkulasi ulang risiko dan posisinya di pasar keuangan," ujar Ariston, seperti dilansir dari Antara.

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian COVID-19 pada Kamis (26/8) bertambah 16.899 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,04 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 kini di bawah 1.000 yaitu mencapai 889 kasus sehingga totalnya mencapai 130.182 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 30.099 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 3,67 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 243.588 kasus.

Terkait vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 59,43 juta orang dan vaksin dosis kedua 33,36 juta orang dari target 208 juta orang.

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi melemah ke kisaran Rp14.450 per dolar AS dengan potensi penguatan di kisaran Rp14.400 per dolar AS.

Pada Kamis (26/8) kemarin, rupiah ditutup melemah 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.418 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.398 per dolar AS. 

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP