3
Netral English Netral Mandarin
11:30 wib
Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan korupsi Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dalam sejumlah proyek infrastruktur lainnya di Sulsel. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan program vaksinasi mandiri atau gotong royong tidak ditujukan untuk komersil.
Rupiah dan IHSG Dibuka Menguat, Ternyata Ini Faktor Penyebabnya

Selasa, 09-Februari-2021 09:37

Rupiah dan IHSG Dibuka Menguat.
Foto : Monex
Rupiah dan IHSG Dibuka Menguat.
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi, (9/2/2021), menguat 3 poin atau 0,02 persen ke posisi Rp14.000 per dolar AS dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.003 per dolar AS.

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi kembali menguat menembus level psikologis Rp14.000 per dolar AS.

Pada pukul 9.38 WIB rupiah menguat 5 poin atau 0,04 persen ke posisi Rp13.998 per dolar AS dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.003 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, mengatakan, rupiah kemungkinan masih bisa menguat hari ini terhadap dolar AS.

"Minat pasar terhadap aset berisiko terlihat masih tinggi dengan menguatnya indeks-indeks saham global kemarin. Indeks saham AS mencetak rekor tertinggi baru kemarin," ujar Ariston.

Ariston menuturkan penguatan tersebut dipicu oleh optimisme perilisan stimulus fiskal besar AS senilai 1,9 triliun dolar AS. Proposal stimulus sudah disetujui DPR AS dan tinggal mendapatkan persetujuan dari Senat.

Menurut Ariston, proposal stimulus akan dengan mudah mendapatkan persetujuan Senat AS karena Partai Demokrat yang merupakan partai pemerintah, memegang mayoritas suara di Senat AS.

"Ekspektasi terhadap pemulihan ekonomi di AS pun meningkat," katanya.

Ariston memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak di kisaran Rp13.950 per dolar AS hingga Rp14.030 per dolar AS.

Pada Senin (8/2) lalu rupiah ditutup menguat 27 poin atau 0,2 persen ke posisi Rp14.003 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.030 per dolar AS.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga dibuka menguat 23,24 poin atau 0,37 persen ke posisi 6.232,1.

Dilansir Antara, sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 5,35 poin atau 0,56 persen ke posisi 962,91.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani