Netral English Netral Mandarin
10:35wib
Pemerintah Indonesia kritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang luput menyoroti kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara-negara maju. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.
Rustam: Hari Gini Masih Ada yang Minta Lockdown?

Minggu, 01-Agustus-2021 22:38

Pemerhati sosial politik Rustam Ibrahim
Foto : Twitter
Pemerhati sosial politik Rustam Ibrahim
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemerhati sosial politik Rustam Ibrahim menyentil pihak-pihak yang masih mendesak pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerapkan karantina wilayah atau lockdown untuk menekan laju penyebaran virus corona (COVID-19).

Rustam menyebut, di Amerika Serikat banyak wilayah masuk zona merah, tapi tidak ada permintaan untuk lockdown seperti yang dilakukan sejumlah pihak di Indonesia. Di AS, lanjutnya, warga hanya diminta memakai masker dan divaksin untuk mencapai herd immunity.

"Hari gini masih ada yang minta lockdown? Amerika Serikat saja penuh zona merah diminta bermasker termasuk di dalam ruangan. Tapi tidak ada permintaan lockdown, termasuk dari ahli-ahli kesehatan. Yang ada vaksinasi untuk mencapai herd immunity dan pakai masker," tulis Rustam di akun Twitter-nya, seperti dilihat netralnews.com, Minggu (1/8/2021).

Pada cuitan lainnya, Rustam meminta pihak-pihak yang mendesak pemerintah menerapkan lockdown untuk menjelaskan negara besar, baik dari luas wilayah dan jumlah penduduk, yang sukes menangani pandemi COVID-19 dengan menerapkan lockdown.

"Adakah yang bisa menjelaskan kepada saya negara besar, dalam arti luas wilayah & penduduk ratusan juta, yang sukses melaksanakan lockdown? Saya sendiri tidak menemukan," katanya.

"Tapi tolonglah jangan sebut Brunei, Timor Leste, New Zealand, atau Australia. Itu negara mini atau penduduknya sedikit," pungkas Rustam Ibrahim. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati